ID EN

Prediksi Brasil vs Maroko: Selecao Tetap Favorit Meski Atlas Lions Bisa Mengejutkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 10:19

Penulis: Arif S

Grafik ilustrasi Brasil vs Maroko
Grafik ilustrasi Brasil vs Maroko.
Sumber: Antara Infografik/Vintan Rahmadanti

Laga Brasil kontra Maroko di Grup C Piala Dunia 2026 diprediksi menjadi salah satu pertarungan paling menarik di fase grup. Bukan hanya karena kedua tim sama-sama memiliki ambisi besar melangkah jauh di turnamen, tetapi juga duel ini mempertemukan dua negara di peringkat 10 besar FIFA.

Menurut analisis Opta, pertandingan di New York New Jersey Stadium, Minggu WIB menjadi satu-satunya laga fase grup yang mempertemukan dua tim penghuni 10 besar dunia. Brasil menempati peringkat keenam FIFA, sementara Maroko berada di posisi kedelapan.

Brasil datang ke turnamen dengan misi mengakhiri penantian panjang. Selecao terakhir kali mengangkat Trofi Piala Dunia pada 2002 dan sejak saat itu belum mampu kembali ke puncak Sepak Bola Dunia. Jika kembali gagal di Amerika Utara, tekanan public Sepak Bola Brasil dipastikan semakin besar.

Meski demikian, Brasil tetap menjadi salah satu kandidat kuat juara. Mereka adalah satu-satunya negara yang selalu tampil di setiap edisi Piala Dunia sejak 1930 dan masih memegang rekor lima gelar juara dunia.

Harapan besar berada di tangan Carlo Ancelotti. Pelatih asal Italia itu berpeluang mencatat sejarah sebagai pelatih ketiga yang memenangkan Piala Dunia dan Liga Champions Eropa setelah Marcello Lippi dan Vicente del Bosque.

Salah satu pemain paling dinantikan penampilannya adalah Raphinha. Penyerang Barcelona menunjukkan penampilan impresif sepanjang kualifikasi dengan torehan lima gol dan dua assist. Bersama Barcelona musim lalu, ia mencetak 21 gol dan tujuh assist dalam 33 laga di semua ajang.

Meski menang telak atas Panama dan mengalahkan Mesir pada laga pemanasan, perjalanan Brasil menuju Piala Dunia 2026 tidak mudah. Mereka hanya finis di posisi kelima pada kualifikasi Amerika Selatan, hasil terburuk sejak format saat ini diberlakukan tiga dekade lalu.

Mereka akan menghadapi Maroko, tim yang menunjukkan perkembangan luar biasa dalam beberapa tahun terakhir. Atlas Lions mencuri perhatian dunia Ketika mencapai semifinal Piala Dunia 2022. Kini mereka dating ke Amerika Utara dengan skuad lebih matang.

Data Opta menunjukkan Maroko menjadi satu-satunya negara Afrika yang memenangkan seluruh pertandingan kualifikasi menuju Piala Dunia 2026. Catatan tersebut memperkuat status mereka sebagai salah satu kuda hitam paling berbahaya di turnamen ini.

Kekuatan Maroko bertumpu pada kombinasi pemain berpengalaman dan talenta yang sedang berada di puncak performa. Achraf Hakimi, Brahim Diaz, dan Ayoub El Kaabi menjadi senjata utama untuk menghadapi Brasil.

Satu nama lainnya adalah Ismael Saibari. Gelandang PSV Eindhoven tersebut tampil gemilang sepanjang Musim 2025/2026 dengan mencetak 19 gol dan sembilan assist di semua kompetisi. Performanya bahkan menarik minat Bayern Munchen untuk merekrutnya.

Namun, Maroko menghadapi beberapa masalah cedera. Abdi Ezzalzouli dipastikan absen dari turnamen, sementara Noussair Mazraoui masih diragukan setelah mengalami cedera bahu saat laga uji coba melawan Norwegia.

Brasil juga belum bisa memainkan kekuatan terbaiknya. Neymar masih menjalani pemulihan cedera betis dan diperkirakan belum cukup fit untuk diturunkan pada pertandingan pembuka. Bek kanan Wesley juga berpotensi absen karena cedera.

Dari sisi sejarah pertemuan, kedua tim jarang berhadapan. Pertemuan terakhir terjadi pada laga persahabatan tahun 2023 ketika Maroko menang 2-1 atas Brasil. Hasil tersebut menjadi pengingat bahwa Atlas Lions memiliki kapasitas untuk menumbangkan tim mana pun.

Superkomputer Opta menempatkan Brasil sebagai favorit. Dari 25.000 simulasi pertandingan, Selecao memenangkan 57,7 persen simulasi, sementara Maroko hanya 18,8 persen. Sisanya berakhir imbang.***

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!