Mario Suryo Aji Fokus Reset Mental Jelang Moto2 Jerez
Selasa, 31 Maret 2026 | 18:00
Penulis: Arif S

Sumber: Antara Foto/Aditya Pradana Putra
Mario Suryo Aji diharapkan bangkit dan kembali bersaing di Moto2 Grand Prix Spanyol 2026. Setelah akhir pekan yang mengecewakan di Austin, saatnya pembalap muda Indonesia itu membuktikan potensinya di Sirkuit Jerez.
Tim Idemitsu Honda Team Asia tak menutup mata atas hasil buruk di GP Amerika Serikat. Kegagalan meraih poin menjadi alarm sekaligus momentum evaluasi menjelang seri Eropa.
"Secara keseluruhan, akhir pekan ini tidak berjalan seperti yang kami inginkan dan kami harus memahami dengan jelas di mana kami bisa meningkatkan performa," ujar manajer tim Hiroshi Aoyama.
BACA JUGA
Sempat Masuk Zona Poin, Mario Aji Terjatuh di Akhir Balapan Moto2 Austin
Veda Ega Pratama Cetak Sejarah, Raih Podium di Moto3 Brasil 2026
Kibarkan Merah Putih di Italia, Qarrar Siap Tatap British F4
Mario sempat menunjukkan kecepatan kompetitif saat bertarung di posisi ke-15, zona yang membuka peluang meraih poin, sebelum insiden di lap akhir mengakhiri balapannya lebih cepat.
"Sayangnya Mario terjatuh menjelang akhir balapan saat sedang berjuang untuk zona poin, jadi ini menjadi hasil yang mengecewakan setelah akhir pekan yang sulit," katanya.
Bagi Aoyama, hasil di Austin belum mencerminkan kemampuan sebenarnya dari Mario. Fokus kini diarahkan pada pembenahan teknis dan mental agar pembalap berusia 20-an itu bisa tampil lebih konsisten di Jerez.
"Kami akan tetap fokus, terus bekerja, dan mencoba kembali lebih kuat pada balapan selanjutnya," katanya.
Dari sisi pembalap, refleksi datang dengan nada jujur. Mario tak mencari alasan atas kegagalannya, justru mengakui kesalahannya di momen krusial.
"Baik sebelum red flag maupun setelah restart, saya rasa balapannya cukup baik. Tapi pada akhirnya saya membuat kesalahan dan itu sepenuhnya tanggung jawab saya," kata Mario.
Kesadaran itu menjadi fondasi penting menuju kebangkitan. Jerez bukan sekadar seri berikutnya, tetapi juga panggung pembuktian, tentang bagaimana seorang pembalap belajar dari kegagalan.
"Yang terpenting sekarang adalah reset mental, memulihkan diri dengan baik, dan kembali dengan mentalitas yang lebih kuat di Jerez," katanya.
Pada balapan di Amerika Serikat, Mario gagal finis setelah terjatuh saat berada di posisi ke-15. Sementara itu, kemenangan diraih Senna Agius, diikuti Celestino Vietti dan Izan Guevara yang melengkapi podium.










