Mengejar Sakura di Korea Selatan, Mekar Lebih Awal di 2026
Senin, 30 Maret 2026 | 18:00
Penulis: Respaty Gilang

Sumber: Canva
Musim sakura selama ini selalu lekat dengan Jepang. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, Korea Selatan mulai mencuri perhatian sebagai Destinasi Alternatif yang menawarkan pengalaman serupa, bahkan dengan nuansa yang lebih beragam.
Tahun 2026 menghadirkan dinamika baru. Berdasarkan laporan Korea Times yang dikutip pada 26 Maret 2026, Bunga Sakura di Korea Selatan diperkirakan mekar lebih cepat dari biasanya. Pemanasan global disebut mendorong percepatan waktu mekar sekitar satu hingga tujuh hari dibandingkan rata-rata tahunan.
Perjalanan musim semi ini dimulai dari wilayah selatan. Seogwipo menjadi titik awal, di mana bunga sakura sudah lebih dulu bermekaran. Dari sana, gelombang warna merah muda bergerak ke kota-kota besar seperti Busan, Daegu, hingga Ulsan, sebelum akhirnya mencapai Seoul sekitar 3 April 2026.
BACA JUGA
Tak Cuma Jepang! 5 Negara Asia Ini Bisa Jadi Surga Wisatawan Indonesia Menikmati Sakura
Menyelam ke Dunia Haenyeo Jeju: Tradisi Penyelam Perempuan yang Memesona
Bagi warga lokal maupun wisatawan, momen ini bukan sekadar Fenomena Alam. Musim sakura adalah perayaan singkat yang ditunggu setiap tahun. Banyak orang rela mengambil cuti hanya untuk berjalan di bawah deretan pohon berbunga, menikmati suasana yang hanya berlangsung dalam hitungan hari.
Di berbagai penjuru Korea Selatan, festival musim semi pun bermunculan, menghadirkan pengalaman yang tidak hanya visual, tetapi juga emosional. Salah satu yang paling ikonik adalah kawasan Jinhae di Provinsi Gyeongsang Selatan. Setiap musim semi, distrik ini berubah menjadi lautan bunga sakura dengan ratusan ribu pohon yang bermekaran serempak. Festival Jinhae Gunhangje yang berlangsung pada 27 Maret hingga 5 April 2026 menjadi magnet utama, menghadirkan terowongan bunga dan panorama yang seolah keluar dari film romantis.
Tak jauh dari sana, jalur kereta lama di Stasiun Gyeonghwa menawarkan pengalaman berjalan di bawah lengkungan sakura sepanjang satu kilometer, lengkap dengan nuansa kereta retro yang estetik. Sementara di sepanjang Sungai Yeojwacheon, suasana semakin dramatis dengan lampu berbentuk hati yang menyala saat malam, menjadikannya salah satu spot favorit pasangan.
Bergerak ke wilayah pesisir, Namhae menghadirkan kombinasi warna yang berbeda. Di sini, bunga sakura berpadu dengan hamparan bunga canola kuning dan latar laut biru, menciptakan lanskap yang lebih berwarna. Jalan pesisir yang dipenuhi lebih dari seribu pohon sakura bahkan masuk dalam daftar “100 Jalan Terindah di Korea”.
Sementara itu, di jantung kota Seoul, pengalaman sakura hadir dalam nuansa urban. Kawasan Yeouido menjadi pusat perayaan dengan festival bunga musim semi yang berlangsung pada 3–7 April 2026. Di sepanjang Jalan Yeouiseo, ribuan pohon sakura berdiri sejajar dengan Sungai Han, menawarkan pelarian singkat dari hiruk-pikuk kota.
Tak jauh dari sana, Danau Seokchon menghadirkan pemandangan yang tak kalah ikonik. Jalur sepanjang 2,5 kilometer di sekitar danau berubah menjadi terowongan merah muda, dengan latar belakang Lotte World Tower yang menjulang tinggi.
Bagi yang mencari suasana lebih tenang, Jalur Hutan Gyeongui di bagian barat Seoul bisa menjadi pilihan. Jalur bekas rel kereta ini kini berubah menjadi taman linear sepanjang 6,3 kilometer yang dipenuhi pohon sakura, kafe-kafe trendi, dan ruang santai yang lebih intim, jauh dari keramaian festival besar.
Di sisi lain, musim sakura di Jepang tetap berjalan sesuai tradisinya. Kota seperti Tokyo, Osaka, dan Kyoto mulai memasuki fase mekar sejak pertengahan hingga akhir Maret 2026. Namun seperti halnya di Korea Selatan, keindahan sakura di Jepang juga hanya berlangsung singkat. Dari awal mekar hingga mencapai puncak (mankai), waktu yang dimiliki wisatawan biasanya tidak lebih dari dua minggu.
Inilah yang membuat perjalanan berburu sakura selalu terasa spesial. Melihat bunga sakura yang sedang mekar bukan sekadar destinasi, tetapi tentang momen yang tak bisa diulang ketika waktu, musim, dan perjalanan bertemu dalam satu pengalaman yang singkat namun berkesan.










