Fakta Menarik Jelang Indonesia vs St Kitts: Cole Palmer Punya Akar dari Karibia
Jumat, 27 Maret 2026 | 11:00
Penulis: Arif S

Sumber: Antaranews/Chelseafc.com
Pertemuan Timnas Indonesia melawan St Kitts and Nevis di FIFA Series 2026 bukan sekadar duel dua tim dengan latar belakang berbeda. Ada benang merah menarik yang menghubungkan Sepak Bola Eropa dengan negara kecil di Karibia itu, yaitu sosok Cole Palmer.
Bintang Chelsea tersebut memiliki darah keturunan St Kitts and Nevis dari garis keluarga ayahnya. Kakeknya, Sterry Palmer, lahir di negara Karibia itu sebelum kemudian bermigrasi ke Inggris pada 1960.
Kisah ini mencuat kembali menjelang laga Indonesia vs St Kitts and Nevis di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat 27 Maret 2025, ketika publik mulai menyoroti profil lawan Garuda yang mungkin belum familiar bagi sebagian penggemar.
BACA JUGA
Tak Terpengaruh Atmosfer GBK, St Kitts and Nevis Berambisi Rusak 'Pesta' Indonesia
Indonesia vs Saint Kitts di FIFA Series 2026: Herdman Antisipasi Ancaman Serangan Balik
Harga Tiket FIFA Series 2026 Dirilis, Cek Skema Penjualan dan Cara Pemesanan
Palmer mengunjungi St Kitts and Nevis setelah membawa Chelsea menjuarai FIFA Club World Cup, Juli 2025. Keputusan itu memperlihatkan kedekatan emosional yang tidak biasa bagi pemain timnas Inggris itu.
“Mendarat di St Kitts setelah memenangkan Club World Cup terasa sangat istimewa,” ujar Palmer dikutip dari fifa.com.
Kehadiran Palmer disambut bak pahlawan oleh pejabat St Kitts and Nevis, sekaligus menjadi simbol kebanggaan diaspora bagi masyarakat negara tersebut.
"Di sanalah kecintaan kakek saya dengan sepak bola dimulai. Pulau ini indah dan sangat dingin. Saya tidak sabar untuk menjelajahi pegunungan, hutan dan laut - dan mencoba makanannya," kata Palmer.
Hubungan itu juga terlihat dari gestur sederhana namun bermakna. Palmer menjahit bendera St Kitts and Nevis di sepatu botnya, berdampingan dengan bendera Inggris. Aksi kecil ini berdampak besar terhadap popularitasnya di negara tersebut.
Menurut Presiden Federasi Sepak Bola St Kitts and Nevis, Atiba Harris, kehadiran Palmer membawa inspirasi besar bagi generasi muda. Ia menghargai kunjungan Palmer yang ke akar keluarganya.
"Kakeknya lahir di sini, jadi melihat garis keturunannya tidak berhenti dan sekarang cucunya kembali adalah bukti ikatan keluarga yang kuat dan nilai-nilai yang kami tawarkan di sini. Hadirnya Cole Palmer di sini merupakan hal yang sangat membanggakan dan akan menginspirasi generasi berikutnya,” katanya.
Tak hanya soal identitas, Palmer bahkan sempat masuk dalam radar untuk memperkuat tim nasional St Kitts and Nevis sebelum akhirnya memilih Inggris.
“Dia masuk dalam radar. Kami memiliki daftar panjang pemain yang memenuhi syarat untuk mewakili negara ini,” ungkap Harris.
Kini, saat Indonesia bersiap menghadapi St Kitts and Nevis, cerita tentang Palmer menjadi pengingat, sepak bola modern tak lagi dibatasi garis geografis.
Dari London hingga Karibia, identitas dan inspirasi bisa mengalir melintasi generasi dan terkadang, muncul di momen tak terduga.***








![Kiandra Ramadhipa]](https://cdn.itsme.co.id/library/1/7/3/9/kiandra-ramadhipa_840x576.webp)

