Sport Tourism Mandalika: Cara Baru Menikmati Liburan Lebaran di NTB
Rabu, 18 Maret 2026 | 12:00
Penulis: Arif S

Sumber: Antara/Akhyar Rosidi
Di antara garis horizon biru Samudra Hindia dan lekukan perbukitan kering khas Nusa Tenggara, suara mesin meraung menjadi penanda pengalaman tak biasa. Libur Lebaran 2026 di Sirkuit Pertamina Mandalika bukan sekadar Perjalanan Wisata, melainkan petualangan multisensori, memadukan adrenalin dan lanskap tropis.
Momentum Idul Fitri tahun ini dimanfaatkan Mandalika Grand Prix Association (MGPA) untuk menghadirkan beragam aktivitas yang membawa pengunjung lebih dekat dengan dunia motorsport tanpa kehilangan sentuhan wisata khas Mandalika.
"Kami menghadirkan berbagai pilihan aktivitas seru yang dapat dinikmati masyarakat dan wisatawan selama berkunjung ke kawasan The Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat," ujar Direktur Utama MGPA Priandi Satria di Lombok Tengah, Rabu.
BACA JUGA
Putri Mandalika 2026: Perpaduan Budaya, Generasi Muda, dan Pesona Lombok
Sports Tourism Indonesia: Dari Mandalika hingga Danau Toba, Olahraga Daya Tarik Wisata Baru
Lombok Nomor Dua Paling Banyak Disinggahi Wisatawan Kapal Pesiar di Indonesia pada 2026
Di pagi hari, saat udara masih sejuk dan cahaya matahari belum terlalu terik, lintasan berubah menjadi ruang eksplorasi melalui program Lampaq di Sirkuit.
Dengan langkah santai atau kayuhan sepeda, pengunjung dapat merasakan aspal kelas dunia yang biasanya hanya disentuh para pembalap profesional.
"Aktivitas ini tersedia setiap akhir pekan pada pukul 06.00–09.00 WITA dan 17.00–18.00 WITA, sementara pada hari kerja dapat dibuka dengan minimum booking 20 peserta," katanya.
Namun Mandalika tak berhenti pada ketenangan pagi. Saat siang beranjak, pengalaman berubah drastis—menjadi lebih cepat, lebih bising, dan jauh lebih mendebarkan.
Taxi Ride menawarkan sensasi duduk di kursi penumpang mobil balap yang melaju kencang. Sementara CBR 250 Experience memberi kesempatan mengendalikan motor sport di lintasan yang sama.
Bagi pencari keseruan singkat namun intens, Drift Kart menghadirkan permainan, memadukan teknik dan tawa dalam durasi lima menit yang terasa terlalu cepat berlalu.
Ia mengatakan beragam experience otomotif hingga wisata sirkuit ditawarkan dengan harga promo spesial. Ini memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk merasakan langsung sensasi berkendara di lintasan balap kelas dunia.
Di sela-sela deru mesin, Mandalika tetap menyisakan ruang kontemplatif.
Salah satu titik paling memikat adalah Tikungan 10, tempat di mana matahari perlahan tenggelam, memantulkan warna jingga ke permukaan laut, menciptakan kontras dramatis antara kecepatan dan ketenangan.
"Selain aktivitas berkendara, pengunjung juga dapat mengunjungi berbagai atraksi dan fasilitas wisata lain yang tersedia di kawasan The Mandalika," katanya.
Lebih dari sekadar destinasi balap, kawasan The Mandalika berkembang menjadi Ekosistem Wisata terpadu, di mana olahraga, alam, dan rekreasi berpadu dalam satu lanskap.
Sirkuit Mandalika akan tutup untuk umum pada 21–22 Maret 2026 di hari raya Idul Fitri, dan akan kembali beroperasi normal mulai 23 Maret 2026.
“Libur Idul Fitri adalah momen kebersamaan bersama keluarga dan kerabat. Kami mengundang masyarakat untuk berkunjung ke Mandalika, menikmati berbagai aktivitas di sirkuit, sekaligus merasakan suasana wisata yang lengkap di kawasan ini," katanya .
Di tengah upaya mengembangkan Sport Tourism di Indonesia, Mandalika menawarkan sesuatu lebih dari sekadar tontonan, tetapi juga pengalaman. Sebuah perjalanan yang memungkinkan siapa pun, setidaknya untuk sesaat, menjadi bagian dari lintasan.
"Melalui berbagai pilihan experience seru ini, Sirkuit Mandalika terus berupaya menghadirkan Destinasi Wisata otomotif yang inklusif dan menarik bagi Wisatawan Domestik maupun mancanegara selama momen libur Idul Fitri," pungkasnya.










