ID EN

Cirebon Punya Potensi Besar Jadi Destinasi Wisata Lengkap Saat Libur Lebaran 

Rabu, 11 Maret 2026 | 12:00

Penulis: Arif S

Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana
Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana.
Sumber: Antara/Fathnur Rohman

Di pesisir utara Cirebon, jejak sejarah, seni tradisi, dan denyut perdagangan lama masih terasa kuat. Ketika jutaan orang bersiap melakukan perjalanan mudik dan liburan Nyepi dan Idul Fitri 2026, kota pelabuhan tua ini kembali mencuri perhatian sebagai Destinasi Wisata kaya pengalaman, dari istana kerajaan hingga lorong-lorong batik berwarna.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana melakukan kunjungan ke sejumlah destinasi di wilayah Kota dan Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. 

Dalam agenda peninjauan tersebut, ia menilai kawasan ini memiliki daya tarik besar bagi wisatawan yang ingin menghabiskan libur panjang di jalur Pantura.

Widiyanti mengatakan kesiapan destinasi menjadi perhatian utama pemerintah, terutama untuk memastikan pengalaman wisata yang nyaman ketika jumlah pengunjung meningkat selama masa libur.

“Penting kami lakukan, untuk melihat secara langsung bagaimana tempat wisata di Kota dan Kabupaten Cirebon, mempersiapkan diri dalam menyambut dan menghadapi libur panjang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri,” ujarnya.

Salah satu lokasi yang dikunjungi Keraton Kasepuhan, istana bersejarah simbol kekuasaan Kesultanan Cirebon sekaligus pusat warisan budaya pesisir Jawa. 

Kompleks keraton ini menyimpan arsitektur unik, memadukan pengaruh Jawa, Tiongkok, hingga Eropa. Gambaran masa lalu ketika Cirebon menjadi simpul perdagangan penting di jalur laut Nusantara.

Tak jauh dari sana, rombongan juga mengunjungi Museum Topeng Cirebon. Museum ini menampilkan koleksi topeng tradisional yang selama berabad-abad menjadi bagian dari seni pertunjukan masyarakat setempat. 

Di ruang-ruang pamerannya, pengunjung dapat menelusuri makna filosofis di balik karakter topeng yang digunakan dalam tari topeng Cirebon.

Perjalanan kemudian berlanjut ke Batik Trusmi, kawasan belanja yang telah lama dikenal sebagai pusat produksi batik khas Cirebon. Motif Mega Mendung dan Singa Payung menghiasi etalase toko, menawarkan pengalaman wisata belanja berpadu dengan warisan budaya.

Widiyanti mengakui kawasan tersebut memiliki magnet tersendiri bagi wisatawan, terutama bagi mereka yang ingin membawa pulang karya batik langsung dari sentra pembuatannya.

Menurutnya, kombinasi wisata sejarah, seni tradisi, dan pusat kerajinan menjadikan Cirebon sebagai destinasi lengkap untuk liburan panjang. 

Di tengah arus perjalanan mudik yang melintasi Pantura, kota ini bukan sekadar tempat singgah, melainkan tujuan wisata dengan cerita budaya di setiap sudutnya.