Hansi Flick Hadapi Mission Impossible, Diego Simeone Waspadai Kebangkitan Barcelona
Selasa, 3 Maret 2026 | 18:01
Penulis: Arif S

Sumber: Antaranews/FC Barcelona
Misi hampir mustahil menanti FC Barcelona saat menjamu Atletico Madrid pada leg kedua semifinal Copa del Rey di Camp Nou, Rabu 4 Maret 2026. Tertinggal agregat 0-4 pada leg pertama, pasukan Hansi Flick dituntut menciptakan malam sempurna jika ingin menjaga peluang mempertahankan gelar.
Flick tidak menutup mata dengan besarnya tantangan tersebut. Namun pelatih asal Jerman itu memastikan timnya pantang menyerah sebelum peluit akhir dibunyikan.
“Kami tertinggal empat gol dan harus membuat sesuatu yang mustahil menjadi mungkin. Itulah tujuan kami. Ini tidak mudah, tetapi kami tidak akan menyerah,” ujar Flick dikutip dari laman resmi klub.
BACA JUGA
Mission Impossible Barcelona: Kejar Defisit 4 Gol di Semifinal Copa del Rey
Beda Nasib dengan Real Madrid, Barcelona Tetap Hidup di Copa del Rey
Disingkirkan Tim Kasta Kedua, Peluang Real Madrid Tambah Trofi Piala Raja Kandas
Ia menegaskan kunci pertama adalah menjaga gawang tetap aman. Tanpa kebobolan, peluang comeback tetap terbuka.
“Penting untuk tidak kebobolan, tetapi kami harus percaya pada kekuatan kami. Kami harus selalu yakin. Misalnya, di setiap babak kami perlu mencetak dua gol,” katanya.
Flick menekankan timnya harus bermain agresif, memenangkan duel, serta menjaga penguasaan bola.
Kekalahan 0-4 pada leg pertama tanpa mampu membalas menjadi pertama kalinya Blaugrana gagal mencetak gol di kompetisi domestik musim ini.
Meski begitu, data musim ini menunjukkan Barcelona menjadi tim tersubur dengan 71 gol di liga.
Mereka baru saja mencetak tujuh gol dalam dua pertandingan terakhir, termasuk lewat hattrick Lamine Yamal saat menghadapi Villarreal akhir pekan lalu.
Masalahnya, Flick harus menyusun ulang lini depan menyusul cedera Robert Lewandowski usai laga melawan Villarreal. Absennya striker utama menjadi ujian tambahan dalam misi besar ini.
Di sisi lain, Diego Simeone memastikan timnya tidak akan terlena dengan keunggulan besar. Pelatih asal Argentina itu menuntut fokus penuh dari para pemainnya meski sudah satu kaki di final.
“Kami hanya fokus pada pertandingan yang ada di depan kami, melawan lawan yang sangat bagus. Mereka bermain menyerang, terbuka, dan tampil sebagai sebuah tim, sehingga menjadi salah satu tim paling kompetitif di LaLiga maupun Eropa,” kata Simeone dikutip dari Tribuna.
Atletico tampil impresif pada leg pertama dengan mencetak empat gol di babak pertama. Hasil itu menempatkan Los Rojiblancos di ambang final Copa del Rey pertama sejak musim 2012/13.
Simeone sadar Barcelona sedang dalam tren produktif dan secara khusus menyoroti ancaman Lamine Yamal.
Menurutnya, pemain muda itu harus dipaksa bermain tidak nyaman dan lebih banyak bertahan agar dampaknya di lini serang berkurang.
Saat ini Atletico berada di posisi ketiga LaLiga, tertinggal 13 poin dari Barcelona dengan 12 pertandingan tersisa.
Mereka juga sudah memastikan tempat di Babak 16 Besar Liga Champions dan akan menghadapi Tottenham Hotspur.










