7 Destinasi Wisata Imlek 2026 yang Bisa Jadi Pilihan, Dari Singkawang hingga Jakarta
Jumat, 13 Februari 2026 | 09:49
Penulis: Arif S

Sumber: Kementerian Pariwisata
Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili menjadi perjalanan lintas budaya, dari parade Tatung di pesisir Kalimantan hingga tradisi perang air yang riuh di Riau. Menyambut Imlek, Kementerian Pariwisata merekomendasikan daftar destinasi pilihan yang siap menyuguhkan pengalaman Imlek paling autentik dan berwarna di Tanah Air.
Destinasi Wisata untuk merayakan Imlek 2026 rekomendasi Kementerian Pariwisata antara lain Singkawang (Kalimantan Barat), Kota Semarang (Jawa Tengah), Kota Solo (Jawa Tengah), Palembang (Sumatera Selatan), Selatpanjang (Riau) dan Jakarta.
Rekomendasi ini seperti peta Perjalanan Budaya, merangkai jejak diaspora Tionghoa di Indonesia, lengkap dengan ritual, festival, hingga sajian gastronomi sarat makna.
BACA JUGA
Festival Cap Go Meh 2026, Strategi Memperkuat Singkawang Sebagai Destinasi Wisata Unggulan Budaya
5 Negara dengan Jam Puasa Terpanjang, Berani Coba Traveling?
Bukan Paris atau Tokyo, Ini Destinasi dengan Pertumbuhan Wisata Tercepat 2026
1. Singkawang: Kota Seribu Kelenteng dan Parade Tatung
Nama Singkawang selalu identik dengan perayaan Imlek di Indonesia.
Kota di Kalimantan Barat ini kembali menggelar Festival Budaya, mencakup pawai lampion, pentas kesenian budaya Tionghoa, kampung Tionghoa, ritual cuci jalan, dan parade Tatung.
Saat malam tiba, lampion merah menggantung di sepanjang jalan, menciptakan lanskap visual yang dramatis dan fotogenik.
2, Semarang: Harmoni Kelenteng dan Pasar Imlek
Di pesisir utara Jawa, Semarang menawarkan lanskap Imlekm perpaduan ejarah dan kuliner. Perayaan tersebar dari Kelenteng Sam Poo Kong hingga Pasar Imlek Semawis.
Atraksi barongsai, pertunjukan musik dan tari, pagelaran Wayang Potehi, hingga bazaar jajanan khas Semarang menjadikan kota ini destinasi ideal bagi pelancong yang ingin merasakan atmosfer Imlek dengan sentuhan urban heritage.
3, Solo: Festival Lampion di Jantung Pasar Gede
Di Surakarta atau Solo, perayaan terpusat di sekitar Pasar Gede, berdekatan dengan Klenteng Tien Kok Sie.
Solo Imlek Festival 2026 menghadirkan pesta lampion, ritual Pao Oen, Grebeg Sudiro, hingga Festival Cap Go Meh.
Lampion warna-warni memantul di fasad bangunan tua Pasar Gede, memperlihatkan bagaimana akulturasi Jawa dan Tionghoa telah menjadi identitas budaya kota ini.
Grebeg Sudiro, dengan gunungan kue keranjang dan hasil bumi, menjadi simbol harmoni yang terus dijaga.
4. Palembang: Cap Go Meh di Tengah Sungai Musi
Di Sumatera Selatan, perayaan Imlek 2026 terpusat di Pulau Kemaro, ikon Wisata Religi di tengah Sungai Musi, Palembang.
Di pulau ini berdiri Pagoda Hok Ceng Bio dan Klenteng Hok Tjing Rio.
Puncak perayaan berlangsung saat Cap Go Meh, 15 hari setelah Tahun Baru Imlek dengan pertunjukan barongsai, drama tradisional Tiongkok, Wayang Potehi, musik tradisional khas Tiongkok, hingga Wisata Kuliner.
Perjalanan menyeberang sungai menuju pulau kecil ini menjadi pengalaman sekaligus petualangan tak terlupakan.
5. Selatpanjang: Tradisi Perang Air Cian Cui
Berbeda dari kota lain, Selatpanjang menghadirkan tradisi Cian Cui atau perang air. Warga berkeliling menggunakan becak motor sambil menembakkan pistol air ke orang-orang di sekitarnya.
Tradisi ini menghadirkan keceriaan kolektif. Air yang terciprat menjadi simbol pembersihan dan harapan baru. Jalanan berubah menjadi panggung tawa dan kebersamaan.
6. Jakarta: Dari Glodok hingga PIK
Di ibu kota, Jakarta memusatkan perayaan di Pecenongan, Petak Sembilan Glodok, Taman Budaya Tionghoa (TMII), Old Shanghai Kelapa Gading, hingga Pantai Indah Kapuk.
Ornamen khas Imlek, barongsai, serta ragam kuliner Tionghoa menciptakan atmosfer meriah di tengah metropolitan.
7. Bogor: Street Festival Cap Go Meh
Di Bogor, Bogor Street Festival Cap Go Meh menjadi festival budaya tahunan yang pada 2026 dilakukan dengan penyesuaian suasana Ramadhan.
Wisata Gastronomi Imlek
Selain festival budaya, Kementerian Pariwisata juga mendorong wisatawan menjelajahi kekayaan gastronomi etnis Tionghoa di Indonesia. Makanan khas Imlek bukan sekadar hidangan, tetapi simbol doa dan harapan.
Kue Keranjang melambangkan keharmonisan, Siu Mie atau mie panjang umur menyiratkan panjang usia.
Sementara Eight Treasure Soup, sup dengan bahan ikan, udang, teripang, abalone, kacang ginkgo, dan biji lotus melambangkan keberuntungan dalam usaha di tahun baru.(Antara)










