ID EN

Jose Mourinho Menolak Dikaitkan dengan 'Sinetron' Kursi Pelatih Real Madrid

Rabu, 21 Januari 2026 | 11:30

Penulis: Arif S

Pelatih asal Portugal Jose Mourinho
Pelatih asal Portugal Jose Mourinho.
Sumber: Wikimedia

Jose Mourinho kembali menegaskan sikapnya yang tidak ingin namanya diseret dalam spekulasi kembali melatih Real Madrid. Pelatih asal Portugal itu memilih menjauh dari hiruk-pikuk rumor seiring ketidakpastian kursi pelatih Los Blancos.

Mourinho bahkan menyebut rumor tersebut tak lebih dari “sinetron” yang kerap berulang setiap kali Real Madrid berada dalam situasi transisi. 

Ia menilai isu-isu semacam itu terlalu dibuat-buat dan tidak relevan dengan fokusnya saat ini.

“Jangan libatkan saya dalam sinetron. Ada banyak sinetron yang bagus, tetapi itu terlalu lama. Anda bisa melewatkan satu atau dua episode, lalu kehilangan alurnya. Jangan libatkan saya, saya tidak menonton sinetron,” ujar Mourinho seperti dilaporkan talkSPORT pada Selasa.

Spekulasi soal kursi pelatih Real Madrid memang kembali memanas setelah klub raksasa Spanyol itu memutuskan berpisah dengan Xabi Alonso. Keputusan tersebut cukup mengejutkan, mengingat pelatih asal Spanyol itu baru menangani tim selama tujuh bulan.

Sebagai langkah cepat, manajemen Madrid menunjuk Alvaro Arbeloa, yang sebelumnya melatih tim Castilla. 

Namun, dalam pengumuman resminya, Real Madrid tidak menyebutkan durasi kontrak Arbeloa, situasi yang memicu berbagai tafsir dan spekulasi lanjutan.

Kondisi tersebut membuka ruang bagi media untuk kembali mengaitkan sejumlah nama besar dengan Santiago Bernabeu. Sejumlah pelatih papan atas Eropa masuk dalam radar pemberitaan, mulai dari Jurgen Klopp hingga mantan Manajer Chelsea, Enzo Maresca.

Nama Mourinho tak luput dari pusaran rumor. Media-media Spanyol menyebutnya sebagai salah satu opsi, mengingat rekam jejaknya yang kuat bersama Real Madrid pada periode 2010 - 2013.

Dalam masa baktinya itu, Mourinho mempersembahkan satu gelar Liga Spanyol, satu Piala Raja, dan satu Piala Super Spanyol

Ia juga mencatatkan rekor impresif dengan memenangkan 128 dari total 178 pertandingan di semua kompetisi, sebuah statistik yang masih sering dijadikan pembanding hingga kini.

Meski demikian, Mourinho memilih fokus pada tantangan terdekat di Liga Champions. Benfica yang ditangani Mourinho akan melawat ke Turin untuk menghadapi Juventus, Kamis 22 Januari 2026.***