Tiga Negara yang Menjadi Lawan Timnas Indonesia Era John Herdman di FIFA Series 2026
Selasa, 20 Januari 2026 | 06:09
Penulis: Arif S

Sumber: Antara/Rauf Adipati
Indonesia mendapat kepercayaan besar dari FIFA menjadi salah satu tuan rumah FIFA Series 2026, sebuah ajang lintas konfederasi yang dirancang sebagai simulasi turnamen internasional berskala besar. Jakarta akan menjadi pusat perhatian ketika Timnas Indonesia menjamu tiga negara dari tiga benua berbeda yaitu Eropa, Oseania, dan Karibia.
Salah satunya Bulgaria, tim peringkat 88 dunia yang melahirkan legenda Manchester United, Dimitar Berbatov. Bulgaria pernah tampil tujuh kali di Piala Dunia, dengan pencapaian terbaik finis di posisi keempat pada edisi 1994 di Amerika Serikat.
Di Piala Dunia 1994, Bulgaria melangkah hingga semifinal sebelum takluk 1-2 dari Italia, kemudian kalah 0-4 dari Swedia pada laga perebutan tempat ketiga.
BACA JUGA
FIFA Series 2026, Uji Nyali Timnas Indonesia Lawan Lintas Konfederasi
John Herdman Mulai dari Peringkat ke-122, Seberapa Jauh Ranking FIFA Indonesia Bisa Naik?
Bursa Calon Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman Dinilai Paling Masuk Akal Tangani Garuda
Selain Bulgaria, Indonesia juga akan menjamu Kepulauan Solomon dari Oseania dan Saint Kitts and Nevis dari Karibia.
Kedua tim itu berada di bawah Indonesia dalam peringkat FIFA. Kepulauan Solomon di posisi 152 dan Saint Kitts and Nevis di posisi 155. Sementara Indonesia saat ini menghuni peringkat 122 dunia.
Komposisi ini menghadirkan kombinasi menarik. Timnas asuhan John Herdman akan menjalani ujian melawan tradisi Eropa, sekaligus peluang realistis untuk mengukur progres melawan tim dengan peringkat lebih rendah.
FIFA Series 2026 mengalami perluasan signifikan. Menyusul pengumuman format pada November 2025, ajang ini akan diikuti 48 tim nasional, terbagi ke dalam 12 grup, masing-masing berisi empat tim.
Turnamen akan berlangsung pada jendela pertandingan internasional Maret dan April, tanpa menambah kepadatan kalender global.
Dengan jumlah peserta tersebut, FIFA Series mencakup hampir 25 persen dari 211 Asosiasi Anggota FIFA.
Sebanyak 11 asosiasi ditunjuk sebagai tuan rumah, dengan Rwanda menggelar dua grup sehingga total menjadi 12 grup. Inisiatif ini juga menegaskan skala global ajang tersebut, dengan sembilan grup putra dan tiga grup putri yang mewakili seluruh enam konfederasi FIFA.
Dikutip dari laman resmi PSSI, FIFA Series terus mendukung pengembangan sepak bola secara menyeluruh di luar lapangan.
Asosiasi Anggota tuan rumah dan peserta memperoleh pengalaman langsung dalam penyelenggaraan acara, perencanaan operasional, pengembangan wasit, serta organisasi kompetisi.
Selain Indonesia, tuan rumah grup putra FIFA Series 2026 adalah Australia, Azerbaijan, Kazakhstan, Selandia Baru, Puerto Riko, Rwanda, dan Uzbekistan.
Sementara itu, grup putri akan digelar di Brasil, Pantai Gading, dan Thailand. Seluruh pertandingan dipastikan disiarkan secara global, memberikan eksposur internasional bagi setiap tim peserta dan memperluas jangkauan penggemar. Jadwal Pertandingan akan diumumkan kemudian.
Pembagian FIFA Series 2026
Grup Putra
Australia (AFC): Australia, Kamerun, China, Curaçao.
Azerbaijan (UEFA): Azerbaijan, Oman, Sierra Leone, Saint Lucia.
Indonesia (AFC): Bulgaria, Kepulauan Solomon, Saint Kitts dan Nevis.
Kazakhstan (UEFA): Komoro, Kazakhstan, Kuwait, Namibia.
Selandia Baru (OFC): Tanjung Verde, Cile, Finlandia, Selandia Baru.
Puerto Riko (Concacaf): Samoa Amerika, Guam, Puerto Riko, Kepulauan Virgin Amerika Serikat.
Rwanda (CAF) – Grup A: Estonia, Grenada, Kenya, Rwanda.
Rwanda (CAF) – Grup B: Aruba, Liechtenstein, Makau, Tanzania.
Uzbekistan (AFC): Gabon, Trinidad dan Tobago, Uzbekistan, Venezuela.
Grup Putri
Brasil (CONMEBOL): Brasil, Kanada, Korea Republik, Zambia.
Pantai Gading (CAF): Pantai Gading, Mauritania, Pakistan, Kepulauan Turks dan Caicos.
Thailand (AFC): RD Kongo, Nepal, Tim OFC, Thailand.










