John Herdman Mulai dari Peringkat ke-122, Seberapa Jauh Ranking FIFA Indonesia Bisa Naik?
Selasa, 20 Januari 2026 | 11:14
Penulis: Arif S

Sumber: PSSI
Ranking FIFA terbaru kembali menjadi cermin nyata posisi Timnas Indonesia di panggung sepakbola global. Dalam rilis resmi FIFA yang diumumkan Selasa 20 Januari 2026 dini hari WIB, Skuad Garuda masih tertahan di peringkat ke-122 dunia, sebuah titik awal yang kini menjadi panggung kerja besar bagi pelatih anyar, John Herdman.
Ranking edisi Januari 2026 diterbitkan bertepatan dengan berakhirnya Piala Afrika 2025 dengan Timnas Senegal sebagai juaranya. Di saat negara-negara lain menuai lonjakan prestasi, Indonesia masih berada dalam fase membangun fondasi baru di bawah kepemimpinan Herdman.
Perubahan signifikan terlihat di level elite dunia. Timnas Maroko menembus peringkat kedelapan dunia meski kalah dari Senegal di final Piala Afrika.
BACA JUGA
John Herdman Sudah Kontak Pemain Timnas Indonesia Sebelum Resmi Menjabat
John Herdman Akan Bangun Timnas Indonesia dengan Tiga Tahap: Dengar, Pahami, dan Aksi
Kondisi Kesehatan Jadi Alasan Penundaan Perkenalan John Herdman
Tim Singa Atlas melonjak dari posisi ke-11 ke peringkat ke-8 dan menjadi satu-satunya wakil Afrika di 10 besar Ranking FIFA.
Posisi tersebut bahkan menempatkan Maroko di atas dua raksasa Eropa, Belgia dan Jerman, sekaligus menandai kembalinya mereka ke 10 besar untuk pertama kalinya sejak April 1998.
Kesuksesan di turnamen kontinental juga membawa dampak besar bagi Senegal. Juara Piala Afrika 2025 itu melesat tujuh peringkat dari posisi ke-19 ke urutan ke-12 dunia.
Sementara itu, Timnas Spanyol tetap kokoh di puncak ranking FIFA, mengungguli Argentina, Prancis, Inggris, Brasil, Portugal, dan Belanda.
Di tengah dinamika global tersebut, Timnas Indonesia tak mengalami perubahan posisi dan tetap berada di peringkat ke-122.
Garuda berada tepat di bawah Malaysia di urutan ke-121. Thailand masih menjadi tim ASEAN dengan ranking tertinggi di posisi ke-96, sementara Vietnam turun satu tingkat dari 107 ke 108.
Ranking ini menjadi titik start perjalanan panjang. Mantan pelatih Kanada tersebut dihadapkan pada tugas mengangkat daya saing Indonesia dari papan bawah dunia menuju level lebih kompetitif, seiring agenda besar menuju tahun Piala Dunia.
Dengan kalender internasional semakin padat dan tantangan regional ketat, posisi ke-122 menjadi pengingat bahwa transformasi Timnas Indonesia membutuhkan proses, konsistensi, dan hasil nyata di lapangan.
Ranking FIFA terbaru ini menjadi garis awal dari era baru di bawah komando John Herdman.










