ID EN

Libur Panjang Isra Miraj, KAI Siapkan Ratusan Ribu Kursi untuk Wisata Lintas Kota

Rabu, 14 Januari 2026 | 14:00

Penulis: Arif S

PT KAI siap menyambut libur panjang Isra Miraj 2026
PT KAI siap menyambut libur panjang Isra Miraj 2026.
Sumber: Antara/HO-KAI

Libur panjang sering kali menjadi undangan tak tertulis untuk pergi ke kota lain dan menemukan cerita baru di balik perjalanan. Menyambut libur panjang Isra Miraj 2026 pada 16 Januari, PT Kereta Api Indonesia (Persero) bersiap menjadikan lintasan rel sebagai jalur wisata.

Sebanyak 649.780 tempat duduk disiapkan untuk melayani pergerakan masyarakat yang ingin bepergian ke berbagai destinasi, mulai dari kota budaya, pusat kuliner, hingga kawasan wisata populer.

Perjalanan Wisata Sudah Dimulai

Minat bepergian terlihat sejak awal periode libur. Hingga 13 Januari 2026 pukul 10.00 WIB, penjualan tiket telah menembus lebih dari setengah kapasitas.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyebutkan hingga 13 Januari 2026 pukul 10.00 WIB, penjualan tiket telah mencapai 347.381 tiket dengan tingkat okupansi 53,46 persen.

Pergerakan pelanggan tidak hanya terkonsentrasi di satu hari. Arus perjalanan tercatat menyebar dari pertengahan hingga akhir pekan libur.

"Pola ini mencerminkan aktivitas perjalanan yang meningkat menjelang akhir pekan libur panjang," ujar Anne.

Ia menambahkan, pola ini mencerminkan karakter wisatawan modern. Mareka tidak lagi berangkat dan pulang di hari yang sama, tetapi membagi waktu perjalanan untuk menghindari kepadatan.

Rel sebagai Jalur Wisata

Untuk menjaga kelancaran perjalanan, KAI juga mengoperasikan kereta tambahan dengan hampir 45.791 kursi ekstra. Rinciannya, 34.287 tempat duduk kelas eksekutif dan 11.504 tempat duduk kelas ekonomi.

Relasi paling diminati didominasi rute-rute menuju kota dengan daya tarik wisata dan budaya kuat seperti Yogyakarta, Bandung, dan Semarang.

"Selama periode libur panjang ini, relasi dengan volume pelanggan tertinggi didominasi rute menuju Kota Wisata dan pusat budaya," ucap Anne.

KAI mencatat 10 relasi terfavorit meliputi Yogyakarta-Gambir (6.764 pelanggan); Gambir-Yogyakarta (6.469); Lempuyangan-Pasar Senen (5.244); Pasar Senen-Lempuyangan (4.829); Gambir-Semarang Tawang (3.741); Semarang Tawang-Gambir (3.545); Gambir-Bandung (3.402); Bandung-Gambir (3.296); Yogyakarta-Gambir (3.110); serta Bandung-Yogyakarta (3.004).

Anne mengatakan konektivitas berbasis rel memberikan kemudahan perjalanan yang berdampak pada aktivitas ekonomi di daerah tujuan selama libur panjang.

Hotel, restoran, museum, pasar seni, hingga kawasan heritage menjadi bagian dari ekosistem yang bergerak bersama kedatangan para penumpang kereta.(ANTARA)

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!