Menjaga Petualangan Tetap Aman, Menata Wisata Gunung Berapi di Tengah Risiko Alam
Kamis, 8 Januari 2026 | 15:30
Penulis: Arif S

Sumber: Antara/Irfan Sumanjaya
Gunung Berapi adalah salah satu lanskap yang menjadi magnet bagi wisatawan. Namun keindahan ini selalu berjalan berdampingan dengan risiko. Di sinilah pariwisata Indonesia diuji, menghadirkan petualangan tanpa mengorbankan keselamatan.
Menjawab tantangan itu, Kementerian Pariwisata menegaskan telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi bagi Destinasi Wisata gunung berapi yang rawan erupsi.
Gunung yang masuk kategori rawan diantaranya Gunung Lewotobi Laki-Laki, Sinabung, Marapi, Semeru, Raung, dan Ibu. Nama-nama gunung itu juga tercantum dalam peringatan perjalanan (travel warning) Pemerintah Inggris.
BACA JUGA
Wisata Bromo Ditutup Sementara, Ini Imbauan Penting untuk Wisatawan
Pendakian Gunung Tambora Ditutup Sementara, Keselamatan Jadi Alasan
Kunjungan Turis Meningkat, Pariwisata Penopang Pertumbuhan Ekonomi Banyuwangi
Pemerintah Indonesia merespons situasi ini dengan memperkuat sistem pencegahan, penanganan, serta peningkatan kualitas layanan wisata.
Upaya itu mencakup dorongan kepada pemerintah daerah, pengelola destinasi, dan pelaku industri pariwisata untuk menyusun dan menerapkan Standard Operating Procedure (SOP) mitigasi komprehensif.
Selain itu menjaga koordinasi erat dengan BMKG, BNPB/BPBD, Basarnas, TNI/Polri, ESDM, dan aparat keamanan setempat.
Upaya ini untuk memastikan destinasi wisata memiliki rencana jelas dalam menghadapi potensi bencana alam maupun insiden keamanan.
Bagi wisatawan, kehadiran sistem ini dirancang agar pengalaman menikmati lanskap vulkanik tetap berada dalam koridor aman mulai dari jalur pendakian, pusat informasi, hingga prosedur evakuasi terintegrasi.
Semua pihak juga diimbau menerapkan prinsip CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability) serta melakukan penilaian risiko di pusat aktivitas wisata.
Di sisi lain, pemerintah Indonesia menanggapi secara serius imbauan Pemerintah Inggris kepada warganya.
Peringatan tersebut bersifat kewaspadaan tinggi bagi wisatawan Inggris yang hendak bepergian ke berbagai negara, termasuk Indonesia, khususnya untuk destinasi Wisata Gunung berapi aktif.
Pemerintah Inggris mengimbau warganya sebaiknya menghindari kegiatan wisata di sekitar gunung api aktif seperti Lewotobi Laki-Laki di NTT, Sinabung di Sumatra Utara, Marapi di Sumatra Barat, Semeru di Jawa Timur, Ruang di Sulawesi Utara, dan Ibu di Maluku Utara.
Namun pemerintah Inggris juga menegaskan peringatan itu bersifat spesifik dan tidak berlaku untuk seluruh wilayah Indonesia.
Pemerintah Indonesia mengimbau wisatawan mematuhi larangan dan arahan dari otoritas setempat, terutama dari pemerintah daerah, BMKG, BNPB/BPBD, dan aparat keamanan.
Wisatawan juga diingatkan untuk berhati-hati pada Musim Hujan yang kerap disertai Cuaca Ekstrem pemicu banjir, longsor, dan gelombang tinggi.











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!