Ole Gunnar Solskjaer Kembali ke Old Trafford? Manchester United Cari Nahkoda Usai Amorim Dipecat
Selasa, 6 Januari 2026 | 12:30
Penulis: Arif S

Sumber: Wikimedia
Manchester United kembali memasuki fase turbulen musim ini. Setelah memecat Ruben Amorim menyusul kontroversi pascalaga kontra Leeds United, manajemen Setan Merah bergerak cepat mencari solusi jangka pendek. Satu nama lama kembali mencuat, Ole Gunnar Solskjaer.
Mantan pelatih MU itu dikabarkan siap kembali ke Old Trafford untuk mengisi peran manajer sementara. Posisi itu pernah ia jalani pada 2018 sebelum akhirnya ditunjuk secara permanen.
"Ole Gunnar Solskjaer telah menunjukkan ketertarikan untuk menangani Manchester United sebagai pelatih sementara, terlepas dari durasi kontraknya,” tulis pakar transfer Fabrizio Romano melalui akun X miliknya pada Selasa.
BACA JUGA
Harga Mahal Pemecatan Amorim, Manchester United Anggarkan Kompensasi Rp359 Miliar
Michael Carrick Kandidat Terkuat Manajer Interim Manchester United
Hasil Liga Inggris: Usai Pecat Manajer, Manchester United dan Chelsea Raih Hasil Mengecewakan
Situasi di Old Trafford menuntut stabilitas cepat. MU baru saja memutus kontrak Ruben Amorim setelah pernyataan kontroversialnya dinilai melewati batas usai Hasil Imbang 1-1 melawan Leeds United pada pekan lanjutan Liga Inggris 2025/26.
Menurut Solskjaer, Manchester United sedang meluangkan waktu untuk menilai para kandidat. Darren Fletcher akan menjadi pelatih interim untuk pekan ini.
Fletcher Pegang Kendali Sementara
Untuk laga terdekat, mantan gelandang MU Darren Fletcher ditunjuk sebagai pelatih interim. Ia akan memimpin Bruno Fernandes dan kawan-kawan menghadapi Burnley pada Kamis 8 Januari 2026, sembari manajemen mengevaluasi opsi jangka pendek maupun panjang.
Fletcher sebelumnya menangani tim U-18 MU, dan penunjukan ini dipandang sebagai solusi transisi agar ruang ganti tetap stabil di tengah perubahan mendadak.
Kenangan Lama Masih Hangat
Nama Solskjaer bukan sosok asing bagi publik Old Trafford. Ia pernah menjalani peran serupa pada Desember 2018 dan sukses menghidupkan kembali performa tim, yang kemudian membawanya ditunjuk sebagai pelatih permanen.
Selama periode tersebut, Solskjaer membawa United finis di peringkat keenam, ketiga, dan kedua Liga Inggris, sebelum akhirnya berpisah pada 2021.
Meski masa jabatannya berakhir tanpa trofi besar, Solskjaer tetap dikenang sebagai figur yang dekat dengan suporter.
Karisma, pemahaman terhadap kultur klub, serta kemampuannya menjaga keharmonisan ruang ganti menjadi nilai lebih di mata manajemen dan fans.
Di tengah upaya United mengejar tiket zona Eropa musim ini, kembalinya Solskjaer meski hanya sementara bisa menjadi langkah pragmatis untuk meredam gejolak sekaligus menjaga arah kompetitif tim.
Kini, keputusan ada di tangan manajemen. Apakah Old Trafford akan kembali menyambut wajah lama yang pernah menghidupkan harapan? Atau MU akan memilih arah baru sepenuhnya? Satu hal pasti, drama di Theatre of Dreams belum akan berakhir dalam waktu dekat.










