Bus Wisata Gratis Cara Paling Santai Menjelajah Kota Jakarta Saat Libur Nataru
Kamis, 1 Januari 2026 | 17:00
Penulis: Arif S

Sumber: Antara/HO-PT Transjakarta.
Di tengah hiruk-pikuk Jakarta yang biasanya identik dengan kemacetan dan ritme cepat, libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) menghadirkan wajah lain ibu kota. Salah satu cara paling sederhana sekaligus menyenangkan untuk menjelajahi Jakarta saat momen ini adalah dengan bus wisata tingkat gratis.
Masyarakat yang ingin menjelajahi Kota Jakarta pada masa Libur Nataru dapat menjajal Wisata Kota dengan menggunakan bus tingkat yang beroperasi dengan tarif Rp0 atau gratis.
Dari lantai atas bus, Jakarta terbentang sebagai lanskap urban penuh lapisan sejarah, ruang hijau, dan ikon-ikon kota. Kubah Masjid Istiqlal, lapangan luas Monas, hingga deretan bangunan tua di pusat kota menjadi panorama yang bisa dinikmati tanpa perlu berpindah-pindah kendaraan atau menghadapi panas jalanan.
BACA JUGA
Mau ke Bandung Tanpa Macet? Tiket Kereta Cepat Whoosh untuk Libur Nataru Sudah Bisa Dipesan
Serunya Lebaran Tanpa Mudik, Jelajah Blok M Naik MRT Cuma Rp1
7 Tempat Wisata Jakarta yang Tetap Buka Saat Lebaran 2026
“Cukup dengan tap kartu uang elektronik, pelanggan sudah bisa menikmati pengalaman unik dari atas bus tingkat,” ujar Kepala Departemen Humas dan CSR TransJakarta Ayu Wardhani di Jakarta, Kamis 1 Januari 2026.
Pengalaman ini dirancang sebagai wisata kota santai, aman, dan ramah keluarga. Penumpang cukup naik, duduk, dan membiarkan Jakarta bercerita melalui jendela besar di lantai dua bus.
Ia mengatakan masyarakat yang ingin naik bus tingkat itu dapat memilih tiga titik keberangkatan utama, BW1 (Bus Stop Juanda Istiqlal), BW2 (Bus Stop IRTI Monas), dan BW4 (Bus Stop IRTI Monas).
Tiga titik ini bukan sekadar halte, melainkan gerbang menuju kisah Jakarta dari jejak kolonial, simbol kemerdekaan, hingga dinamika kota modern.
Sepanjang rute, wisatawan bisa menikmati perpaduan antara bangunan bersejarah, ruang publik, serta wajah Jakarta kontemporer yang terus tumbuh.
“Banyak spot menarik yang bisa dijelajahi sepanjang rute ini. Kami ingin pelanggan bisa duduk manis dan menikmati perjalanan yang berkesan bersama keluarga,” kata Ayu.
Bagi keluarga, pasangan, atau wisatawan solo, bus wisata ini menjadi bentuk Slow Travel versi perkotaan. Tanpa terburu-buru, tanpa biaya, dan tanpa stres.
Ini adalah cara melihat Jakarta bukan sebagai kota yang harus ditaklukkan, melainkan dinikmati.
Namun, pengalaman ini juga datang dengan tanggung jawab bersama.
Ia mengimbau seluruh penumpang menjaga ketertiban dan kebersihan selama berada di dalam armada bus demi kenyamanan bersama.
Selain bus wisata, sejak Rabu 31 Desember 2025 hingga Kamis pukul 23.59 WIB, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga menggratiskan bus Transjakarta, LRT Jakarta, dan MRT Jakarta.
Kebijakan ini tidak hanya memudahkan mobilitas warga, tetapi juga membuka kesempatan bagi siapa pun untuk menjelajahi Jakarta secara lebih inklusif dan berkelanjutan.(Antara)










