Bukan Sekadar Liburan! Ini Jurus Baru Pemerintah Dongkrak Pariwisata Lewat Wisata Olahraga
Selasa, 23 Desember 2025 | 18:25
Penulis: Arif S

Sumber: Kemenpar
Kementerian Pariwisata (Kemenpar) dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) sepakat memperkuat pengembangan wisata olahraga, sebuah konsep memadukan pengalaman destinasi dengan denyut kompetisi dan gaya hidup aktif.
Kesepakatan itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana dan Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir di Jakarta, Senin 22 Desember 2025.
Kerja sama lintas sektor ini membuka jalan bagi optimalisasi infrastruktur olahraga, penyelenggaraan event di Destinasi Wisata, serta perencanaan terintegrasi yang lebih rapi dari hulu ke hilir.
BACA JUGA
LIV Golf 2026 Jadi Ajang Promosi Besar Sports Tourism Afrika Selatan
Pemerintah Pastikan Wisata Lebaran Aman dan Nyaman untuk Traveler
DestinAsian Awards 2026: Bali Ungguli Destinasi Thailand dan Maladewa
"Nota Kesepahaman ini menjadi dasar penting untuk mengoptimalkan pemanfaatan infrastruktur olahraga, penyelenggaraan event olahraga di destinasi wisata, serta penguatan koordinasi dan perencanaan lintas sektor," ujar Menteri Pariwisata dalam keterangan pers Kemenpar.
Lebih dari sekadar agenda seremoni, nota kesepahaman ini menjadi fondasi kerja bersama dalam merancang dan melaksanakan program yang mengintegrasikan olahraga dan pariwisata secara terarah dan efisien.
Di dalamnya tercakup peningkatan kapasitas sumber daya manusia kepemudaan, keolahragaan, dan pariwisata; pembudayaan olahraga melalui promosi dan kampanye di destinasi wisata; hingga penguatan pemasaran layanan Pariwisata Olahraga melalui penyelenggaraan event di berbagai daerah.
Kolaborasi ini juga mencakup pengembangan dan promosi olahraga dan pariwisata, pemanfaatan serta pengembangan sarana dan prasarana olahraga sebagai daya tarik wisata, pertukaran data dan informasi, serta berbagai kegiatan lain yang relevan sesuai tugas masing-masing kementerian.
Bagi Indonesia, negara kepulauan dengan bentang alam beragam,wisata olahraga menjadi peluang alami untuk menghadirkan pengalaman perjalanan autentik dan berkelanjutan.
Widiyanti menegaskan wisata olahraga berpotensi menjadi pengungkit pertumbuhan pariwisata nasional.
Aktivitas ini tidak hanya mengundang wisatawan datang, tetapi juga memperpanjang lama tinggal dan menggerakkan sektor penunjang seperti akomodasi, transportasi, kuliner, dan kerajinan lokal.
"Sports tourism juga membawa dampak sosial yang positif, seperti mendorong gaya hidup sehat, memperkuat interaksi sosial, serta menumbuhkan kebanggaan masyarakat terhadap destinasi wisata di daerahnya," katanya.
Ke depan, Kemenpar menempatkan Wisata Kebugaran sebagai salah satu fokus dalam mewujudkan pariwisata berkualitas. Pendekatannya tidak lagi parsial, melainkan merangkai pengalaman lintas minat.
Dari sisi olahraga, Kemenpora melihat sinergi ini sebagai cara efektif untuk menghidupkan aktivitas olahraga di daerah tujuan wisata sekaligus memperluas dampaknya bagi masyarakat lokal.
"Mudah-mudahan kolaborasi ini dapat menjadi contoh yang baik bahwa ketika kementerian bekerja bersama, kita dapat menghasilkan sesuatu yang berdampak positif bagi Indonesia," katanya.
Di tengah persaingan global destinasi wisata, Indonesia kini melangkah dengan strategi memadukan alam, budaya, dan energi manusia.
Wisata olahraga bukan sekadar lomba atau event, melainkan perjalanan yang meninggalkan jejak bagi tubuh, komunitas, dan ekonomi lokal.










