Profil Ramon Tanque, Striker Brasil yang Makin Tajam Bersama Persib Bandung
Senin, 22 Desember 2025 | 18:16
Penulis: Respaty Gilang

Sumber: Persib.co.id
Persib Bandung punya pemain andalan di lini depan yang tengah mencuri perhatian bobotoh dan pengamat Sepak Bola Indonesia. Dia adalah Ramon de Andrade Souza, yang lebih dikenal sebagai Ramon Tanque, striker asal Brasil yang dalam tiga pertandingan terakhir tengah menemukan performa terbaiknya bersama Maung Bandung.
Ramon Tanque lahir pada 10 September 1998 di Belém, Brasil. Tinggi badannya mencapai 1,88 meter, yang memberinya keuntungan besar dalam duel bola udara dan penyelesaian di kotak penalti. Ia memulai karier profesional dengan beragam klub di Brasil seperti Americano, CRB, dan Botafogo sebelum mencoba peruntungan di luar negeri.
Perjalanan kariernya membawanya ke Eropa saat bergabung bersama klub Austria FC Dornbirn pada musim 2023–2024. Di sana, ia bermain dalam 20 laga dan membantu tim dengan mencetak enam gol di liga kasta kedua Austria. Pengalaman ini menjadi batu loncatan penting dalam pembentukan permainan Tanque.
BACA JUGA
Persib Bandung Butuh 24 Poin Lagi untuk Juara Super League 2025/2026
Persib Hajar Persik Kediri 3-0, Maung Bandung Makin Kokoh di Puncak Klasemen
Federico Barba Optimistis Persib Lanjutkan Dominasi Kandang Lawan Persik Kediri
Tantangan baru datang ketika ia memutuskan pindah ke Asia Tenggara, membela Visakha FC di Liga Utama Kamboja untuk musim 2024/2025. Di klub itulah namanya mulai mencuri perhatian publik secara luas. Ia mencatatkan 21 gol dan 5 assist dari 28 pertandingan, dan menjadi salah satu pencetak gol terbanyak kompetisi tersebut, membantu Visakha FC finis di peringkat tiga klasemen akhir.
Bergabung dengan Persib Bandung
Pada 28 Juni 2025, Ramon resmi diperkenalkan sebagai pemain anyar Persib Bandung dengan kontrak berdurasi dua tahun, sebagai bagian dari strategi klub memperkuat lini serang setelah kepergian penyerang sebelumnya.
Deputi CEO Persib, Adhitia Putra Herawan, menyatakan bahwa rekomendasi mendatangkan Ramon datang langsung dari pelatih kepala, Bojan Hodak, yang terkesan dengan performanya di Asia. Dengan postur fisik yang ideal dan naluri gol yang tajam, Ramon diharapkan memberi dimensi baru bagi Persib.
“Wilujeng sumping, Ramon Tanque. Maksimalkan usia emasmu dengan prestasi emas bersama Persib. Segera beradaptasi karena Persib harus langsung tancap gas di Liga 1 dan AFC Champions League Two,” ujar Adhitia saat perkenalan resmi hadirnya Tanque.
Gaya Bermain: Kekuatan Fisik dan Penyelesaian Akurat
Ramon dikenal sebagai striker dengan gaya permainan klasik mengandalkan otot, duel udara, dan insting mencetak gol di area penalti. Ia bukan tipe striker yang banyak melakukan lari panjang dari belakang, melainkan lebih efektif dalam memanfaatkan umpan silang dan situasi bola mati.
Keunggulan fisik dan ketajamannya di udara itu sudah terlihat di beberapa laga Persib, termasuk dalam laga penting melawan Bhayangkara FC. Ramon membuka skor di menit ke-10 dan kembali menjebol gawang lawan pada menit ke-62, membawa Persib meraih kemenangan 2–0 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api.
Media lokal bahkan menyoroti performa Ramon sebagai “kepala besi” karena dominasi udara dan kemampuan menyelesaikan peluang dengan sundulan atau bola atas, yang terbukti menjadi kunci kemenangan Maung Bandung di beberapa pertandingan terakhir.
Perkembangan Statistik di Persib
Sejak bergabung, Ramon sempat kesulitan mencetak gol yang menjadi tugasnya sebagai seorang striker. Namun penampilannya yang ngotot membuat Ramon kerap mendapatkan kesempatan menit bermain di Persib.
Tanda-tanda kebangkitan performa Ramon pun mulai terlihat saat dirinya mencetak gol pertama untu Persib ke gawang Borneo setelah sebelumnya sempat mengalami paceklik gol.
Sejak itu Ramon tak terhentikan, mencetak gol tunggal di laga melawan Bangkok United, dan terakhir mencatatkan dua gol penting untuk membantu Persib meraih hasil positif di liga atas Bhayangkara, sekaligus mengangkat posisi klasemen.
Tingkat penyelesaian yang meningkat ini menjadi bukti bahwa adaptasi Ramon terhadap sepak bola Indonesia berjalan mulus, meski kompetisi terasa lebih intens dan fisikal dibanding liga Kamboja. Kombinasi pengalaman dari Eropa dan Asia Tenggara membuatnya mampu berkembang sesuai kebutuhan tim.
Ramon Tanque masih berada di usia produktif di dunia sepak bola (26–27 tahun), sehingga masa depan kariernya masih sangat terbuka. Dengan dukungan pelatih Bojan Hodak dan taktik yang sesuai kebutuhan tim, Ramon diproyeksikan bisa menjadi striker utama Persib untuk beberapa musim ke depan.
Mesin Gol Maung Bandung
Ramon Tanque bukan sekadar nama baru di Maung Bandung ia adalah investasi jangka panjang yang diproyeksikan menjadi mesin gol bagi Persib. Dengan pengalaman di berbagai liga, fisik kuat, dan kemampuan duel udara yang matang, ia membawa harapan baru bagi suporter Persib untuk melihat lini depan yang lebih tajam dan produktif.










