Hasil Rapat Exco PSSI: John Herdman Selangkah Lagi Tangani Timnas Indonesia
Minggu, 21 Desember 2025 | 12:18
Penulis: Respaty Gilang

Sumber: Instagram@torontofc
Keputusan penting akhirnya diambil dalam tubuh sepak bola nasional. Hasil rapat Komite Eksekutif PSSI menyepakati John Herdman sebagai pelatih baru tim nasional Indonesia.
Penunjukan ini menjadi babak baru dalam proyek jangka menengah hingga panjang timnas, terutama menyongsong agenda internasional yang semakin padat pada 2026.
Keputusan tersebut lahir dari rangkaian proses seleksi yang cukup panjang dan tertutup. Sebelumnya, PSSI telah mengonfirmasi bahwa terdapat dua kandidat utama yang dibahas dalam rapat Exco. Kedua nama itu disaring dari lima pelatih yang sempat ditemui langsung oleh perwakilan PSSI saat melakukan lawatan ke Inggris beberapa waktu lalu.
BACA JUGA
Debut John Herdman dan 'Comeback' Elkan Baggott Paling Dinanti di FIFA Series 2026
John Herdman Kandidat Pelatih Timnas Indonesia: Proyek Jangka Panjang atau Pilihan Berisiko?
Dari Warisan Indra Sjafri ke Visi John Herdman: PSSI di Titik Balik Sistemik
Meski demikian, federasi tidak secara terbuka mengumumkan identitas dua kandidat tersebut. Namun di kalangan publik dan pengamat sepak bola nasional, nama John Herdman dan Giovanni van Bronckhorst santer disebut sebagai dua sosok yang masuk radar utama PSSI.
Proses Rapat Exco dan Dinamika Internal PSSI
Awalnya, PSSI merencanakan rapat Exco digelar setelah berakhirnya SEA Games 2025 pada Sabtu, 20 Desember 2025. Pertimbangan tersebut tidak lepas dari agenda Ketua Umum Erick Thohir yang pada saat bersamaan menjalankan tugas sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga, mendampingi langsung Atlet Indonesia di Thailand.
Namun rencana tersebut mengalami penyesuaian. Wakil Ketua Umum PSSI, Zainudin Amali, mengungkapkan bahwa rapat Exco justru telah dilaksanakan lebih awal, yakni pada 17–18 Desember 2025 di Jakarta.
Dalam forum tersebut, seluruh anggota Exco membahas secara mendalam profil, rekam jejak, serta visi kepelatihan Kandidat Pelatih Timnas.
Kepada awak media, Amali menyampaikan bahwa mayoritas anggota Exco PSSI memberikan persetujuan terhadap John Herdman sebagai sosok yang dinilai paling sesuai dengan kebutuhan tim nasional saat ini.
Meski demikian, Amali tidak merinci siapa saja anggota Exco yang memberikan dukungan langsung kepada pelatih asal Inggris tersebut. Hal ini sejalan dengan sikap PSSI yang sejak awal memilih menjaga kerahasiaan proses demi menghormati semua pihak yang terlibat.
Sebagai informasi, terdapat 12 orang yang menjabat sebagai anggota Exco PSSI. Mereka adalah Eko Setiawan, Endri Erawan, Juni Rahman, Muhammad, Rudi Yulianto, Sumardji, Vivin Cahyani, Ahmad Riyadh, Arya Sinulingga, Hasnuryadi Sulaeman, Peter Tanuri, dan Khairul Anwar. Struktur pimpinan PSSI sendiri dipimpin oleh Erick Thohir dengan dua Wakil Ketua Umum, yakni Zainudin Amali dan Ratu Tisha.
Sementara itu, posisi Sekretaris Jenderal PSSI diemban oleh Yunus Nusi. Dalam konteks pengambilan keputusan pelatih timnas, Sekjen tidak memiliki hak suara dalam pemilihan.
Amali menegaskan bahwa dari sisi mekanisme organisasi, rapat Exco yang digelar telah memenuhi seluruh persyaratan formal.
"Rapatnya sudah memenuhi kourum dan rapat Exco sudah sah," ucap Amali, Jumat, 19 Desember 2025.
Status Keputusan dan Negosiasi Kontrak
Meski John Herdman telah disepakati dalam rapat Exco, PSSI menegaskan bahwa proses penunjukan ini belum sepenuhnya final. Masih terdapat tahapan negosiasi kontrak yang harus diselesaikan oleh kedua belah pihak sebelum pengumuman resmi dilakukan kepada publik.
Amali menjelaskan bahwa PSSI sejak awal memilih bersikap hati-hati dan tidak terburu-buru mengumumkan nama pelatih demi menjaga profesionalisme dan rasa saling menghormati. Terlebih, Kandidat Pelatih tersebut juga dikabarkan diminati oleh sejumlah klub dan negara lain.
"Belum final, masih ada proses yang harus dinegosiasikan dan disetujui kedua belah pihak."
"Kalau sudah nanti diumumkan oleh Ketua Umum," tutup Amali.
Sikap ini menunjukkan pendekatan yang lebih matang dari federasi dalam mengelola isu strategis tim nasional. PSSI tidak hanya mempertimbangkan aspek teknis kepelatihan, tetapi juga stabilitas jangka panjang serta keselarasan visi antara pelatih dan federasi.
Meski demikian, PSSI menargetkan proses ini bisa rampung dalam waktu dekat, yakni pada Desember atau Januari mendatang. Target tersebut bukan tanpa alasan. Timnas Indonesia dijadwalkan menjalani agenda penting dalam FIFA Series 2026 pada Maret, yang menuntut persiapan matang sejak dini.
Tantangan Herdman dan Arah Baru Timnas
Apabila negosiasi berjalan lancar, John Herdman akan diperkenalkan secara resmi sebagai Pelatih Timnas Indonesia, menggantikan Patrick Kluivert. Penunjukan ini membawa ekspektasi besar, mengingat Herdman dikenal sebagai pelatih dengan pengalaman membangun tim nasional dari fondasi yang kuat, baik dari sisi organisasi permainan maupun mental bertanding.
Tantangan pertama Herdman adalah membangun kerangka skuad yang kompetitif dalam waktu relatif singkat. Ia harus melakukan pemetaan pemain, menyatukan berbagai karakter dalam tim, serta menanamkan filosofi permainan yang sesuai dengan karakter Sepak Bola Indonesia.
Di sisi lain, keputusan PSSI menunjuk Herdman juga dapat dibaca sebagai sinyal keseriusan federasi dalam membangun timnas secara berkelanjutan. Tidak hanya berorientasi pada hasil instan, tetapi juga pada sistem pembinaan dan identitas permainan yang jelas.
Publik kini menanti langkah selanjutnya dari PSSI, khususnya pengumuman resmi dari Erick Thohir. Jika seluruh proses berjalan sesuai rencana, penunjukan John Herdman akan menjadi salah satu keputusan strategis paling penting bagi Sepak Bola Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.










