Mohamed Salah Sudah Minta Maaf kepada Rekan Setim di Liverpool Atas Kontroversinya
Sabtu, 20 Desember 2025 | 08:00
Penulis: Arif S

Sumber: Antaranews
Gelandang Liverpool, Curtis Jones mengungkapkan The Reds tetap solid dan mendukung penuh Mohamed Salah. Penyerang asal Mesir itu, lanjut Jones, telah meminta maaf kepada rekan setimnya terkait pernyataan kontroversialnya beberapa pekan lalu.
Jones menilai Salah adalah pribadi mandiri yang bisa mengunkapkan apa keinginannya.
"Dia meminta maaf kepada kami dan berkata, 'Bila saya telah memengaruhi siapa pun atau membuat kalian merasa tidak nyaman, saya minta maaf'. Itulah pribadi Salah yang sebenarnya," ujar Jones kepada Sky Sport, Sabtu 20 Desember 2025.
BACA JUGA
Drama Panas! Hubungan Renggang dengan Slot, Salah Absen di Liga Champions Lawan Inter?
Arne Slot Menunggu Mohamed Salah Kembali Perkuat Liverpool
Mohamed Salah Beberkan Penyebab Liverpool Sulit Raih Kemenangan
Jones menambahkan dirinya hanya bisa berbicara dari pengalamannya selama mengenal Salah.
"Dia adalah Mo yang sama, dengan senyum lebar di wajahnya, dan semua orang memperlakukannya sama seperti biasa. Saya kira itu bagian dari keinginan untuk menjadi pemenang," tambahnya.
Kontroversi berawal setelah Salah mengatakan hubungannya dengan manajer Liverpool, Arne Slot telah rusak pasca Hasil Imbang 3-3 melawan Leeds United pada 7 Desember 2025.
Slot kemudian tidak memasukkan Salah dalam skuad saat Liverpool menang di Liga Champions atas Inter Milan tiga hari kemudian.
Namun, setelah pembicaraan dengan Slot, Salah kembali ke skuad akhir pekan lalu, Ia masuk masuk dari bangku cadangan pada paruh pertama pertandingan melawan Brighton. Salah membuat satu assist untuk gol kedua Hugo Ekitike pada laga yang berakhir dengan kemenangan Liverpool 2-0.
Slot kemudian mengatakan dirinya tidak memiliki masalah yang perlu diselesaikan dengan Salah. Kini, Salah telah bergabung dengan Timnas Mesir untuk Piala Afrika 2025.
Pernyataan Jones ini menegaskan ruang ganti Liverpool tetap utuh meski sempat diwarnai ketegangan, dan fokus kini tertuju pada performa tim di lapangan.










