Madrid Hentikan Tren Negatif dengan Kemenangan Penting atas Alaves
Senin, 15 Desember 2025 | 11:02
Penulis: Respaty Gilang

Sumber: Antaranews
Real Madrid akhirnya kembali menemukan jalur kemenangan usai menaklukkan Deportivo Alaves dengan skor tipis 2-1 pada laga pekan ke-16 Liga Spanyol. Bertanding di Stadion Mendizorroza, Vitoria-Gasteiz, Minggu, 14 Desember 2025, waktu setempat, Los Blancos menunjukkan karakter sebagai tim besar yang mampu bangkit setelah periode sulit.
Kemenangan ini menjadi respons penting Madrid setelah dua hasil negatif yang mereka alami sebelumnya di berbagai kompetisi. Kekalahan dari Celta Vigo dan Manchester City sempat menimbulkan tanda tanya soal konsistensi permainan skuad asuhan Carlo Ancelotti, terutama dalam menjaga stabilitas lini belakang dan efektivitas serangan.
Dalam pertandingan melawan Alaves, Madrid tampil dengan pendekatan menyerang sejak menit awal. Dominasi penguasaan bola dipadukan dengan pergerakan agresif dari lini depan yang dikomandoi Kylian Mbappe. Tekanan tersebut berbuah hasil pada menit ke-24 ketika Mbappe berhasil memecah kebuntuan dan membawa Madrid unggul 1-0.
BACA JUGA
Bahaya Besar! Real Madrid Terancam Kehilangan Vinicius Jika Negosiasi Kontrak Baru Tetap Buntu
Dua Rekor Cristiano Ronaldo Dipecahkan Haaland dan Diusik Mbappe
Real Madrid Terpeleset di Kandang Osasuna, Persaingan Liga Spanyol Memanas
Gol tersebut memperlihatkan kualitas Mbappe sebagai pembeda di laga-laga krusial. Penyerang asal Prancis itu tak hanya aktif mencari ruang, tetapi juga menjadi titik fokus serangan Madrid sepanjang pertandingan.
Los Blancos sebenarnya sempat menggandakan keunggulan melalui Jude Bellingham. Namun, gol tersebut dianulir wasit setelah tinjauan menunjukkan adanya handsball dalam proses terjadinya gol. Keputusan ini membuat Madrid harus tetap waspada karena keunggulan satu gol belum cukup untuk mengamankan hasil.
Alaves sendiri tidak tinggal diam. Menjelang turun minum, tim tuan rumah hampir menyamakan kedudukan melalui tendangan Pablo Ibanez. Namun, refleks cepat Thibaut Courtois di bawah mistar gawang memastikan Madrid tetap unggul hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, intensitas permainan meningkat. Alaves tampil lebih berani dengan menekan dari sisi sayap dan memanfaatkan umpan silang. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-68. Carlos Vicente melepaskan tembakan keras setelah menerima umpan silang terukur, yang gagal diantisipasi Courtois dan mengubah skor menjadi 1-1.
Gol penyeimbang tersebut sempat membuat momentum berpindah ke kubu Alaves. Namun, pengalaman dan kedalaman skuad Madrid kembali berbicara. Hanya delapan menit berselang, kombinasi cepat di lini serang menjadi pembeda. Vinicius Junior mengirimkan umpan matang yang diselesaikan dengan tenang oleh Rodrygo untuk membawa Madrid kembali unggul 2-1 pada menit ke-76.
Gol Rodrygo menegaskan peran penting trio penyerang Madrid dalam mengunci kemenangan. Kecepatan Vinicius, pergerakan Mbappe, dan efektivitas Rodrygo menjadi senjata utama yang terus merepotkan pertahanan Alaves hingga laga berakhir.
Pada sisa waktu pertandingan, Madrid berupaya menambah keunggulan guna mengamankan hasil, sementara Alaves mencoba mencari gol penyeimbang lewat serangan balik. Meski tempo permainan tetap tinggi, tidak ada gol tambahan yang tercipta hingga peluit panjang dibunyikan.
Hasil ini membuat Real Madrid tetap kokoh di peringkat kedua klasemen sementara Liga Spanyol dengan koleksi 39 poin dari 17 pertandingan. Mereka terus menempel ketat Barcelona di puncak klasemen dengan selisih empat poin, menjaga peluang dalam perburuan gelar tetap terbuka.
Sebaliknya, kekalahan ini membuat Alaves tertahan di posisi ke-12 klasemen dengan 18 poin dari 16 laga. Posisi tersebut masih relatif aman, namun jarak dengan zona degradasi yang hanya tiga poin menjadi peringatan bagi Alaves untuk segera kembali meraih hasil positif.
Kemenangan atas Alaves bukan sekadar tambahan tiga poin bagi Real Madrid, tetapi juga menjadi momentum kebangkitan yang krusial. Dengan jadwal padat dan tekanan persaingan papan atas, hasil ini bisa menjadi titik balik penting bagi Los Blancos untuk kembali tampil konsisten di sisa musim.










