ID EN

Bintang Mali U-22 Waspadai Indonesia yang Buru Kemenangan di Laga Uji Coba Jelang SEA Games 2025

Selasa, 18 November 2025 | 08:52

Penulis: Arif S

Indonesia U-22
Latihan skuad Indonesia U-22 jelang SEA Games 2025.
Sumber: PSSI

Indonesia U-22 akan Kembali menghadapi Mali U-22 daam laga uji tanding kedua di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Selasa 18 November 2025 pukul 20.00 WIB. Uji coba ini bukan sekadar bagian dari kalender FIFA, tetapi ujian reaksi, karakter, dan kesiapan Garuda Muda menatap SEA Games 2025 di Bangkok, Thailand.

Bagi Mali, kemenangan meyakinkan 3-0 pada pertemuan pertama tidak membuat mereka menurunkan intensitas. Pelatih Fousseni Diawara justru menegaskan, duel kedua tetap menjadi arena serius bagi timnya.

“Di sepak bola tidak ada yang mudah. Itulah mentalitas sepak bola Mali. Indonesia adalah tim yang bagus, kami yakin akan hal itu. Kami akan serius menghadapi pertandingan ini. Dalam sepak bola, detail-detail kecil itu penting,” ujar Diawara usai latihan di Lapangan A Gelora Bung Karno, Jakarta.

Mali Rotasi Tapi Tetap Incar Kemenangan

Meski di atas angin, Mali tak memandang laga ini sebagai kesempatan untuk bersantai. Diawara memastikan perubahan line-up, namun bukan perubahan ambisi.

“Tujuannya adalah memainkan pertandingan yang bagus dan memberi kesempatan kepada pemain yang sebelumnya belum banyak bermain. Kami tahu kami akan menghadapi tim bagus yang kalah di laga pertama dan pasti ingin menang pada laga kedua. Jadi kami harus tetap fokus dan serius agar bisa memainkan pertandingan yang baik,” jelasnya.

Dengan kata lain, Mali menghadapi laga ini seperti tengah memainkan partai penentuan turnamen dan itu menjadi peringatan bagi Indonesia.

Garuda Muda yang kalah pada laga sebelumnya, diprediksi tampil dengan energi berbeda. Sorotan bakal tertuju pada bagaimana mereka bereaksi menghadapi tekanan, terutama di hadapan publik sendiri.

Doucore Waspadai Semua Pemain Indonesia

Salah satu bintang Mali pada laga pertama, Sekou Doucore menjadi figur yang mewakili kewaspadaan Mali. Meski mencetak gol lebih dahulu, ia tahu Indonesia datang dengan motivasi besar. Ia menegaskan, laga kedua tak akan sama karena Indonesia akan mencari kemenangan.

“Saya pikir tim Indonesia memiliki beberapa pemain yang sangat bagus. Namun memang benar bahwa kapten mereka tampil menonjol dalam pertandingan tersebut,” kata pemain FC Nantes itu, menyanjung performa Ivar Jenner.

Namun Doucore juga memperingatkan Mali tak akan terjebak fokus pada satu nama.

“Meskipun dia pemain bagus, kami tidak akan fokus hanya pada dirinya. Ada banyak pemain bagus lainnya di tim tersebut, jadi kami akan fokus pada tim secara keseluruhan,” lanjutnya.

Pertemuan kedua Indonesia dan Mali ini menjadi lebih menarik bukan karena skor sebelumnya, tetapi karena dinamika emosional yang melingkupinya.

Indonesia harus menunjukkan respons setelah kekalahan 0-3. Sementara Mali ingin membuktikan konsistensi, meski melakukan rotasi pemain.

Indonesia butuh bukti, mereka mampu bangkit, sementara Mali ingin menunjukkan kualitas mereka bukan kebetulan hanya di satu laga.***