Mengapa Sebaiknya Menghindari Kamar Nomor Berakhiran 01 Saat Menginap di Hotel?
Rabu, 12 November 2025 | 15:00
Penulis: Arif S

Sumber: Pixabay
Ketika berbicara tentang pengalaman menginap di hotel, kenyamanan adalah segalanya. Dari kasur empuk, aroma segar ruangan, hingga suasana tenang menjadi bagian penting dari Liburan yang sempurna. Namun, ada satu jenis kamar yang sebaiknya dihindari, tidak peduli seberapa bagus hotelnya.
Menurut seorang pakar perjalanan, jawabannya ada pada kamar dengan nomor yang berakhiran 01, seperti 101, 201, 301, dan seterusnya.
Bukan Soal Takhayul Tapi Logika
BACA JUGA
6 Kesalahan Umum yang Sering Dilakukan Wisatawan di Stasiun Kereta dan Cara Menghindarinya
Tips Aman Wisata Pantai Saat Liburan Akhir Tahun, Menikmati Laut dengan Tetap Waspada
Strategi Jitu Cari Hotel Murah untuk Liburan Budget-Friendly
Saran unik ini datang dari Javier Sobrino, pendiri Descubriendo Viajes, platform perjalanan asal Spanyol yang berfokus pada akomodasi pilihan.
Dalam wawancara yang dikutip Mirror, Sobrino mengatakan, bahwa memilih kamar hotel bukan hanya soal pemandangan atau ukuran, tapi juga posisinya.
“Memilih kamar hotel mungkin terasa sepele, tetapi faktor penomoran kamar dapat berperan penting yang melampaui mitos atau takhayul,” ujarnya.
Menurut Sobrino, beberapa angka memang memiliki konotasi unik di berbagai budaya. Di Amerika Serikat, angka 13 sering dihindari karena dianggap membawa sial.
Sementara itu, angka 237 sempat menjadi ikonik setelah muncul dalam film horor legendaris The Shining karya Stanley Kubrick, dan kamar 622 dikenal lewat novel misteri karya Joel Dicker.
Namun, kata Sobrino, berbeda dengan angka yang berkaitan dengan legenda atau cerita fiksi, angka berakhiran 01 sebaiknya dihindari karena alasan rasional.
Gangguan dari Lift dan Tangga
Dalam wawancara di radio Cadena COPE, Sobrino mengungkap alasan di balik sarannya tersebut. Ternyata, kamar dengan nomor berakhiran 01 biasanya terletak di ujung koridor, berdekatan dengan lift dan pintu tangga darurat,,,,,,,,,.
“Kamar-kamar itu biasanya terletak di sudut, yaitu, di dekat lift dan juga dekat pintu keluar tangga hotel,” jelasnya.
Posisi ini mungkin tampak strategis bagi tamu untuk keluar-masuk, tetapi tidak ideal bagi pencari ketenangan.
Suara langkah kaki, pintu terbuka-tutup, hingga bunyi ding dari lift bisa menjadi gangguan kecil yang lama-lama membuat tidur tak nyenyak.
“Setiap kali tamu lewat atau seseorang menuruni tangga, Anda akan mendengarnya. Saya bahkan pernah mendengar, saat menginap di kamar di sudut ini, Anda bisa mendengar lift,” ungkap Sobrino.
Ketenangan Adalah Kunci Liburan Sempurna
Jika berencana menginap di hotel untuk beristirahat total, entah setelah perjalanan panjang atau sekadar me-time di akhir pekan, pastikan tidak memilih kamar bernomor 01.
Saat melakukan check-in, perhatikan nomor kamar yang diberikan resepsionis. Kalau kebetulan mendapat kamar 101 atau 201, tak ada salahnya menanyakan dengan sopan, apakah ada kamar lain yang sedikit lebih jauh dari lift.***










