ID EN

Bontang Berubah! Dari Kota Industri Jadi Surga Wisata Hijau Masa Depan

Rabu, 12 November 2025 | 12:26

Penulis: Arif S

Kawasan wisata mangrove di Kota Bontang, Kaltim
Kawasan wisata mangrove di Kota Bontang, Kaltim.
Sumber: Antara/HO- DPMPTSP Bontang

Selama ini, Bontang, Kalimantan Timur identik dengan kota industri, penuh cerobong, pabrik, dan geliat energi. Kini Kota di pesisir timur Kalimantan ini tengah menapaki babak baru menjadi destinasi wisata hijau, memadukan edukasi, konservasi, dan ekonomi kreatif.

“Langkah strategis ini menandai fase baru transformasi ekonomi Bontang, dari kota industri dengan dominasi industri berbasis energi, menjadi destinasi pariwisata hijau dan inklusif,” ujar Kepala DPMPTSP Kota Bontang, Muhammad Aspianur, di Bontang, Sabtu.

Transformasi ini bukan sekadar slogan. Pemerintah setempat kini membuka peluang investasi hijau untuk pengembangan edupark, taman wisata edukatif berbasis keluarga yang menawarkan pengalaman belajar dan rekreasi dalam satu paket.

Peluang in menjadi bagian dari komitmen Bontang terhadap investasi berkelanjutan. 

“Peluang investasi edupark berbasis keluarga yang ditawarkan merupakan bagian dari komitmen daerah terhadap investasi hijau, untuk menjadikan Bontang sebagai magnet baru yang menggabungkan keindahan alam, pembelajaran lingkungan, dan penguatan ekonomi kreatif,” lanjut Aspianur.

Inisiatif ini merupakan wujud nyata dari Rencana Umum Penanaman Modal (RUPM) Bontang 2025-2035, di mana sektor pariwisata edukatif dan industri kreatif ditetapkan sebagai motor utama pertumbuhan ekonomi baru daerah.

Surga Pesisir: Dari Mangrove hingga Pulau Beras Basah

Selain edupark, Bontang juga memiliki sederet destinasi wisata pesisir unggulan yang siap dikembangkan menjadi daya tarik investasi wisata berkelas dunia.

Mulai dari Hutan Mangrove Bontang Kuala, yang sudah memiliki atraksi eco-edupark mangrove, skybridge, menara pandang, galeri konservasi, eco-cafe, hingga wisata edukatif berbasis konservasi. Tempat ini telah menjadi simbol keseimbangan antara manusia dan alam.

Ada pula Pulau Beras Basah, ikon wisata utama Bontang dengan eco-resort, family beach park, serta fasilitas berbasis energi surya. Pasir putih dan laut jernihnya membuat siapa pun betah berlama-lama di sini.

Tak kalah menarik, Pulau Tihi-Tihi menyuguhkan pengalaman snorkeling dan Marine EduPark yang fokus pada konservasi karang berbasis masyarakat. 

Sementara Desa Wisata Malahing dan Bontang Kuala menawarkan pengalaman budaya pesisir dengan floating homestay, seafood center, dan kerajinan UMKM lokal yang penuh karakter.

Bontang dan Masa Depan Ibu Kota Nusantara

Dengan lokasi strategis di pesisir Kalimantan Timur, Bontang kini menjadi mitra penting bagi Ibu Kota Nusantara (IKN). 

Dukungan pemerintah terhadap investasi berkelanjutan membuat kota ini kian dilirik sebagai salah satu wilayah paling prospektif untuk investasi wisata dan ekonomi kreatif.

Transformasi Bontang menunjukkkota industry bisa beralih menjadi kota wisata berwawasan hijau. 

Dari hutan mangrove hingga wisata bawah laut, dari taman edukatif hingga desa terapung, semuanya mengarah pada satu visi besar, mewujudkan Bontang sebagai kota hijau masa depan.

Bagi wisatawan, inilah saatnya melihat Bontang bukan sekadar sebagai kota industri, melainkan tempat di mana alam, ilmu, dan ekonomi tumbuh bersama dalam harmoni.(Antara)