ID EN

Persebaya dan Persik Sama-sama Kecewa Usai Laga Derbi Jatim Berakhir Imbang

Sabtu, 8 November 2025 | 08:00

Penulis: Arif S

Persik vs Persebaya
Pertandingan pekan ke-12 BRI Super League 2025/2026 Persik vs Persebaya di Stadion Gelora Joko Samudro Gresik.
Sumber: Antara/Rizal Hanafi

Pertandingan pekan ke-12 BRI Super League 2025/2026 antara Persik Kediri kontra Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Jumat malam, berakhir imbang 1-1.

Persik tertinggal terlebih dahulu setelah pemain Persebaya Arief Catur Pamungkas mencetak gol Persebaya pada menit ke-54. Jose Enrique Rodriguez membalasnya pada menit ke-63.

Hasil tersebut menyisakan kekecewaan di kedua kubu, baik dari sisi keputusan VAR maupun hasil akhir pertandingan.

Pelatih Persebaya, Eduardo Perez, menilai keputusan VAR kembali merugikan timnya.

“Saya rasa musim ini VAR belum adil terhadap kami,” ujar Eduardo usai laga.

Menurut pelatih asal Spanyol itu, tayangan ulang gerak lambat sering kali membuat kontak biasa terlihat seperti pelanggaran berat.

“Dalam sepak bola selalu ada kontak, tapi kalau dilihat dalam gerak lambat, seolah jadi pelanggaran besar,” katanya.

Eduardo menegaskan dirinya tidak bermaksud menyalahkan wasit, melainkan menyoroti sensitivitas penggunaan teknologi tersebut.

“Saya tidak ingin membahas wasit hari ini, tapi VAR terlalu sensitif terhadap kontak kecil,” katanya.

Meski kecewa, Eduardo tetap memuji semangat juang pemainnya dan menegaskan fokus beralih ke laga berikutnya melawan Arema FC.

“Kami akan bekerja keras dan menyiapkan tim untuk meraih tiga poin di pertandingan berikutnya,” katanya.

Menanggapi sorotan suporter yang sempat meminta dirinya mundur, Eduardo memilih tetap profesional.

“Saya menghormati semua pendapat. Sekarang saya lebih kuat dari sebelumnya,” tegasnya.

Pelatih Persik Kediri Ong Kim Swee Kecewa Gagal Menang

Di kubu seberang, pelatih Persik Kediri Ong Kim Swee mengaku kecewa karena gagal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain.

“Target kami tiga poin, tapi hanya mendapat satu. Itu keputusan yang mengecewakan bagi saya,” sesalnya.

Meski demikian, Ong tetap memuji semangat anak asuhnya yang mampu bangkit setelah tertinggal.

“Para pemain bisa bangkit setelah tertinggal 0-1, dan itu menunjukkan sikap positif dari mereka,” ucap pelatih asal Malaysia itu.

Ia menilai timnya masih terlalu terburu-buru dalam penyelesaian akhir.

“Walau unggul jumlah pemain, kami tidak bisa memaksimalkan kesempatan. Itu yang harus kami perbaiki,” ungkapnya.

Ong berharap dua laga tersisa bisa dimenangkan untuk memperbaiki posisi Persik di klasemen.

“Meski hasil ini belum sesuai harapan, satu poin ini tetap penting. Jika kami bisa menang di dua laga berikutnya, saya yakin situasi di klasemen akan berubah,” pungkasnya.

Dari hasil imbang tersebut, Persik tetap berada di peringkat ke-11 klasemen sementara dengan 13 poin. Sementara Persebaya juga masih menempati posisi ke-9 dengan 15 poin.(Antara)