ID EN

Aturan Baru Arab Saudi: Visa Umrah Diperpendek Jadi 30 Hari, Ini Alasannya

Kamis, 6 November 2025 | 10:30

Penulis: Arif S

Umrah Mandiri
Arab Saudi mengubah aturan visa umrah.
Sumber: Kemenag

Menunaikan umrah kini semakin mudah, tapi ada detail penting yang perlu diperhatikan calon jemaah sebelum berangkat ke Tanah Suci. Pemerintah Kerajaan Arab Saudi baru saja mengeluarkan aturan baru mengenai masa berlaku visa umrah, dan perubahan ini patut disimak agar rencana ibadah tak terganggu.

Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi memangkas masa berlaku visa umrah dari tiga bulan menjadi satu bulan sejak tanggal penerbitan. 

Artinya, jemaah yang sudah mendapatkan visa umrah punya waktu 30 hari untuk masuk ke Arab Saudi. Jika tidak digunakan dalam jangka waktu tersebut, visa akan otomatis dibatalkan.

"Visa umrah akan dibatalkan setelah 30 hari sejak tanggal penerbitan jika jemaah tidak mendaftar untuk memasuki Arab Saudi," lapor Saudi Gazette mengutip sumber Al-Arabiya dari Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi.

Namun, ada kabar baiknya: setelah jemaah tiba di Arab Saudi, masa tinggal tetap tiga bulan penuh, seperti aturan sebelumnya. 

Jadi, meski masa berlaku visa masuk dipangkas, waktu beribadah dan berziarah di Tanah Suci tidak berkurang.

Alasan di Balik Pemangkasan Masa Berlaku

Keputusan ini bukan tanpa alasan. Ahmed Bajaeifer, penasihat di Komite Nasional Umrah dan Kunjungan Arab Saudi, menjelaskan langkah ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan jemaah umrah menjelang musim semi dan penurunan suhu di Makkah dan Madinah.

“Keputusan ini untuk mengantisipasi lonjakan jemaah terutama setelah berakhirnya musim panas dan penurunan suhu di Makkah dan Madinah,” katanya.

“Selain itu, langkah ini bertujuan untuk menghindari kepadatan di dua kota suci,” tambahnya.

Semua Jenis Visa Kini Bisa Digunakan untuk Umrah

Selain perubahan masa berlaku, ada kabar menggembirakan lainnya. Kementerian Haji dan Umrah mengonfirmasi semua jenis visa kini bisa digunakan untuk umrah. 

Artinya, pemegang visa e-turis, visa kerja, visa transit, visa kunjungan pribadi dan keluarga, serta jenis visa lainnya dapat menjalankan ibadah umrah.

Langkah ini, menurut Kementerian, merupakan bagian dari upaya menyederhanakan prosedur jemaah umrah dan memperluas akses layanan haji dan umrah untuk mendukung *Visi Saudi 2030

Dilansir kantor berita SPA, “Langkah ini mencerminkan komitmen berkelanjutan untuk memfasilitasi ibadah umat Islam dari berbagai dunia.”

Aturan tersebut sebenarnya sudah diterapkan pada musim sebelumnya dan kini diperpanjang kembali untuk musim umrah 2025–2026.

Urus Visa Umrah Mandiri Lewat Platform Nusuk

Bagi jemaah yang ingin mengurus visa tanpa melalui agen travel, Arab Saudi menyediakan platform resmi bernama Nusuk Umrah. 

Platform digital ini diluncurkan pada Agustus 2025 lalu, dan memungkinkan calon jemaah untuk mengajukan visa, memesan hotel, hingga memilih paket layanan umrah secara mandiri di situs [https://umrah.nusuk.sa](https://umrah.nusuk.sa).

Harga paket di platform Nusuk bervariasi, tergantung fasilitas dan layanan yang dipilih—termasuk opsi apakah ingin langsung memesan visa atau tidak.

Dengan masa berlaku visa umrah yang kini hanya 30 hari sejak penerbitan, calon jemaah diimbau untuk merencanakan keberangkatan dengan matang. Pastikan jadwal perjalanan, akomodasi, dan dokumen pendukung sudah siap sebelum mengajukan visa agar tidak terbuang sia-sia.***