ID EN

Lombok Diserbu Pebalap Dunia, Mandalika Jadi Sorotan Internasional

Rabu, 1 Oktober 2025 | 09:00

Penulis: Arif S

Marc Marquez
Marc Marquez bertemu Presiden Prabowo Subianto.
Sumber: Antara

Jakarta dan Lombok terasa punya denyut MotoGP. Dari Istana Merdeka hingga Sirkuit Pertamina Mandalika, semua perhatian tertuju pada Marc Marquez dan rombongan pebalap dunia yang bersiap menyalakan mesin di tanah air.

Juara dunia MotoGP 2025 itu datang dengan senyum lebar. Selasa 30 September 2025, ia melangkah masuk ke Istana Merdeka mengenakan polo shirt merah Ducati Lenovo, warna kebanggaannya. 

Pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto berlangsung akrab selama sekitar satu jam.

"Halo semuanya. Saya sangat senang bisa kembali ke Indonesia setelah menjadi juara dunia tiga hari yang lalu. Dan, ya, ini akan menjadi GP pertama, sirkuit pertama setelah menjadi juara," ujar Marquez penuh antusias.

Di luar gedung, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir sudah bersiap menemaninya, bersama dua pebalap muda Indonesia, Mario Suryo Aji dan Veda Ega Pratama. 

Ketiganya menjadi saksi bagaimana ‘The Baby Alien’ berbagi energi positif jelang balapan Mandalika akhir pekan ini.

Balapan MotoGP Indonesia akan berlangsung pada 3–5 Oktober 2025 di Sirkuit Pertamina Mandalika, Lombok. 

Agenda dimulai dengan latihan bebas pada Jumat 3 Oktober 2025, dilanjutkan kualifikasi dan sprint race Sabtu 4 Oktober 2025, lalu ditutup dengan balapan utama Minggu 5 Oktober 2025.

Bagi Marquez, ini adalah kesempatan keempat tampil di Mandalika. 

Tiga edisi sebelumnya, ia gagal menyelesaikan lomba. Kali ini, datang sebagai juara dunia baru, ia jelas membawa semangat berbeda.

Lombok Menyambut

Sementara itu, Lombok mulai terasa riuh sejak Senin 29 September 2025. 

Satu per satu pebalap, kru, dan logistik MotoGP mendarat di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM). Suasananya bukan sekadar formalitas: pelajar lokal menyambut dengan bendera merah putih dan alunan musik tradisional.

Total ada lima pesawat charter yang membawa rombongan besar MotoGP, diantaranya Francisco Bagnaia, Enea Bastianini, Marco Bezzecchi, Jack Miller, Johan Zarco, Pedro Acosta, Luca Marini, Joan Mir, hingga Brad Binder. 

Dari kelas Moto2 dan Moto3, ada pula Arbolino, Garcia, Guevera, Dixon, dan Alex Binder.

Persiapan di Balik Layar

Tak kalah sibuk adalah persiapan logistik. Direktur Utama MGPA, Priandi Satria, memastikan semua barang balap—mulai dari motor prototype hingga perlengkapan elektronik—melalui jalur bea cukai dengan sistem khusus.

"Selama gelaran MotoGP, alur pemeriksaan barang akan dilakukan dengan sistematis," katanya. 

Barang-barang yang masuk kategori impor sementara akan diperlakukan sesuai aturan internasional, dan wajib keluar kembali setelah ajang berakhir.

Mandalika Menanti Momen Baru

Kini, semua mata tertuju pada Mandalika. Marquez datang sebagai juara dunia baru, pebalap lain membawa ambisi besar, sementara Indonesia menyiapkan panggungnya dengan gegap gempita.

Apakah Marquez akhirnya bisa menaklukkan Mandalika setelah tiga kali gagal finis? Atau justru akan ada nama baru yang menjadi sorotan? 

Satu hal pasti, akhir pekan ini deru mesin di Lombok akan menjadi musik paling meriah bagi pecinta MotoGP.(Antara)***