Torehkan Sejarah, Onic Jadi Tim Indonesia Pertama Lolos ke Kejuaraan Dunia M7 Mobile Legends
Sabtu, 1 November 2025 | 15:00
Penulis: Arif S

Sumber: Antara
Dunia gim kompetitif seperti Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) menghadirkan sensasi tersendiri, di mana adrenalin, strategi, dan kerja sama tim berpadu menciptakan hiburan yang mendebarkan.
Tim Onic Esports, raksasa MLBB asal Indonesia baru saja menorehkan sejarah di Mobile Legends: Bang Bang Profesional League Indonesia (MPL ID) Season 16.
Onic tak hanyamenembus Grand Final, tapi juga menjadi tim esports Indonesia pertama yang mengamankan slot ke kejuaraan dunia M7 Championship.
“Alhamdulillah akhirnya kita bisa menyelesaikan game ini dengan 3-2 dan mengamankan tiket M7 juga, pasti senang banget. Tinggal fokus besok, baru fokus ke M Series,” ujar Gilang “Sanz”, sang bintang Onic, seperti disiarkan MPL Indonesia.
Kemenangan dramatis itu diraih usai pertarungan sengit melawan Alter Ego di babak final upper bracket, Jumat malam. Onic yang diperkuat Sanz, Schevenko “Skylar” Tendean, Kairi “Kairi” Rayosdelsol, Nicky “Kiboy” Pontonuwu, dan Moch “Lutpiii” Ardianto, menunjukkan ketenangan luar biasa di tengah tekanan tinggi.
Dengan skor akhir 3-2, Onic bukan hanya melangkah ke Grand Final MPL ID Season 16, tapi juga mengunci satu tiket ke M7 Championship, ajang paling bergengsi Mobile Legends di dunia.
“Dengan memanfaatkan early snowball, inisiasi Kiboy yang diimbangi eksekusi matang dari Lutpiii dan Kairi dengan hero andalannya Baxia berhasil membawa Onic amankan gim pertama hanya dalam 11 menit,” demikian laporan pertandingan.
Namun, Alter Ego bukan lawan mudah. Gim kedua berlangsung sengit hingga menit ke-22. “Alter Ego bermain solid, sementara Onic bermain sabar dan disiplin,” termasuk ketika Skylar dengan hero Esmeralda berhasil menghentikan momentum lawan.
Gim ketiga menjadi titik balik. Alter Ego menemukan ritme, bermain lebih hati-hati mengantisipasi pergerakan Onic hingga akhirnya mampu memperpanjang napas untuk mencuri gim ketiga pada menit ke-21.
Pertarungan makin panas di gim keempat. Alter Ego memanfaatkan kesalahan kecil dari Onic, menciptakan wiped out terakhir di menit ke-19 sekaligus menyamakan kedudukan 2-2.
Tapi seperti dalam kisah petualangan, pahlawan sejati selalu bangkit di saat genting. Onic melakukan reset cepat, menyelesaikan gim kelima dengan hanya 11 menit untuk memenangi pertandingan dengan 3-2, memastikan langkah mereka ke Grand Final dan tiket M7 di tangan.
Wisata Digital dan Kebanggaan Nasional
Dulu, wisata identik dengan perjalanan fisik, menjelajahi pantai, mendaki gunung, atau menikmati budaya lokal. Tapi kini, ada bentuk wisata baru yang tak kalah seru, wisata digital melalui e-sport.
Dalam konteks modern, e-sport tak hanya pertandingan tetapi juga wisata digital, di mana jutaan penonton dari berbagai negara berkumpul dalam dunia maya untuk mendukung tim kebanggaan mereka.
Sama seperti wisata fisik, e-sport membawa penonton menjelajahi budaya, emosi, dan keindahan strategi dalam ruang virtual.
Bagi penggemar, menonton Onic berlaga adalah perjalanan penuh sensasi, dari ketegangan, kekaguman, hingga rasa bangga. Para pemain seperti Sanz dan Kairi menjadi duta baru Indonesia, memperkenalkan semangat dan daya saing anak muda di panggung dunia.
Menanti Grand Final dan Petualangan M7
Setelah memastikan langkah ke Grand Final MPL ID Season 16, Onic kini menunggu pemenang dari final lower bracket antara Evos dan Alter Ego yang digelar Minggu 2 November. Semua mata tertuju ke mereka, berharap “Land of Dawn” kembali menjadi milik Indonesia di ajang dunia.










