ID EN

Garuda Muda ke Piala Dunia U-17 2025: Kombinasi Lokal dan Diaspora untuk Menantang Brasil

Sabtu, 1 November 2025 | 08:00

Penulis: Arif S

Garuda Muda siap bersaing di Piala Dunia U-17 2025
Garuda Muda siap bersaing di Piala Dunia U-17 2025 di Qatar.
Sumber: PSSI

Pelatih Nova Arianto resmi mengumumkan skuad untuk ajang Piala Dunia U-17 2025 di Qatar yang menandai babak baru dalam perjalanan sepak bola muda Indonesia.  Sebanyak 21 pemain yang dipilih merupakan perpaduan talenta lokal terbaik dengan pemain diaspora yang menimba ilmu di luar negeri.

“Skuad ini merupakan kombinasi pemain-pemain muda terbaik dari Tanah Air dan sejumlah pemain diaspora yang berkarier di luar negeri,” ujar Nova Arianto dalam keterangan resmi.

Kombinasi ini menjadi bukti keseriusan Indonesia untuk tampil kompetitif di level dunia. Garuda Muda menghuni Grup H yang berisikan Brasil, Honduras, dan Zambia. 

Seluruh laga fase grup akan berlangsung di Aspire Zone, Al Rayyan, Qatar, yang dikenal sebagai kompleks olahraga paling modern di dunia.

Tantangan Berat di Grup Neraka

Indonesia akan memulai langkahnya dengan menghadapi Zambia pada 4 November 2025 pukul 18.45 waktu setempat, dilanjutkan laga melawan Brasil pada 7 November, dan menutup fase grup kontra Honduras pada 10 November 2025.

Meski undian tak berpihak, semangat Garuda Muda tidak surut. 

“Tentunya, Indonesia datang ke Qatar dengan motivasi tinggi setelah mempersiapkan diri melalui sejumlah pemusatan latihan intensif di dalam maupun luar negeri,” tegas Nova.

Berikut 21 pemain Indonesia U-17 yang akan berlaga di Piala Dunia U-17 Qatar 2025:

Penjaga gawang:
Rendy Razzaqu (Madura United FC), Dafa Al Gasemi (Dewa United FC), Mike Rajasa Hoppenbrouwers (FC Utrecht).

Bek:
Dafa Zaidan (Borneo FC), Ida Bagus Putu Cahya (Bali United), I Putu Panji Apriawan (Bali United), Mathew Baker (Melbourne FC), Eizar Tanjung (Sidney FC), Lucas Lee (Ballistic United SC), Fabio Azkairawan (Persija Jakarta), Ilham Romadhona (Borneo FC), Muhammad Al Gazani (Persija Jakarta), Azizu Milanesta (Asiana Soccer School).

Gelandang:
Evandra Florasta (Bhayangkara Presisi FC), Muhammad Zahaby Gholy (Persija Jakarta), Nazriel Alfaro (Persib Bandung), Rafi Rasyiq (Semen Padang FC).

Penyerang:
Mierza Firjatullah (Persik Kediri), Fadly Alberto Hengga (Bhayangkara Presisi FC), Dimas Adi Prasetyo (PSM Makassar), Fandi Ahmad Muzaki (Persija Jakarta).

Optimisme Menuju Qatar

Skuad muda ini tidak hanya membawa nama negara, tetapi juga semangat baru sepakbola nasional. Dengan perpaduan pemain diaspora seperti Mike Rajasa Hoppenbrouwers dan Mathew Baker, Garuda Muda diharapkan tampil lebih matang secara taktik dan fisik.

Dukungan publik Indonesia akan menjadi bahan bakar tambahan. Dari lapangan berdebu di kota kecil hingga stadion megah di Qatar, asa yang sama menggema, melihat Garuda Muda terbang lebih tinggi.

Turnamen ini bukan sekadar ajang pembuktian, tetapi momentum untuk menatap masa depan. Dengan persiapan matang dan komposisi yang menjanjikan, Nova Arianto dan anak asuhnya siap menorehkan babak baru dalam sejarah sepak bola Indonesia.

Satu hal pasti, Garuda Muda tidak datang untuk sekadar berpartisipasi, tapi untuk bersaing.***