Lionel Messi Ditinggalkan Dua Sahabat: Momen Emosional Saat Busquets dan Alba Pensiun dari Sepakbola
Jumat, 31 Oktober 2025 | 10:00
Penulis: Arif S

Sumber: Antara/Xinhua/Huang Hongzhi/aa
Megabintang Argentina Lionel Messi kembali berbicara dengan hati. Kali ini bukan soal trofi, bukan pula rekor gol, melainkan tentang perpisahan. Dua rekan setimnya, Sergio Busquets dan Jordi Alba, resmi mengumumkan pensiun dari sepak bola profesional, meninggalkan Messi sendirian di Inter Miami.
Musim 2025/2026 menjadi musim terakhir ketiganya bermain bersama di klub MLS tersebut. Momen ini terasa berat bagi La Pulga yang sudah lebih dari satu dekade berbagi ruang ganti, kemenangan, dan emosi bersama dua sahabat setianya itu.
“Saya Menyadari Saat Sendiri Juga Akan Tiba”
BACA JUGA
Alasan Lionel Messi Perpanjang Kontrak dengan Inter Miami hingga 2028
Magis Lionel Messi Bawa Inter Miami Ukir Sejarah, Juara MLS Cup untuk Pertama Kali
Tak Menampik Julukan GOAT, Lionel Messi Sebut Maradona Tetap yang Terbaik
Dalam wawancara eksklusif dengan jurnalis sepak bola ternama Fabrizio Romano, Messi tak bisa menyembunyikan emosinya.
"Jujur saja, ini berat. Pertama, karena saya menyadari bahwa saya mengabdikan seluruh karier profesional untuk sepak bola, orang-orang di sekitarmu mulai pergi, dan Anda menyadari bahwa saat sendiri juga akan tiba kapan saja," ujar Messi.
Bagi Messi, kepergian Busquets dan Alba bukan sekadar perpisahan antar pemain, tetapi perpisahan keluarga.
"Kami selalu harmonis di dalam dan di luar lapangan, dan kami berbagi begitu banyak hal bahkan dengan keluarga kami," lanjutnya.
Messi menyebut kehilangan dua rekannya ini sebagai kehilangan sahabat sejati, orang yang tumbuh bersamanya dalam suka dan duka, dari Barcelona yang gemilang hingga petualangan bersama di Inter Miami.
"Ini juga momen yang sulit bagi mereka karena meninggalkan sesuatu yang Anda cintai tak pernah mudah," ungkap Messi.
Dari Era Keemasan Barcelona ke Petualangan di Amerika
Persahabatan Messi, Busquets, dan Alba bukan hubungan instan. Ketiganya membangun ikatan kuat sejak era keemasan Barcelona.
Busquets naik ke tim utama pada 2008 dan segera menemukan chemistry dengan Messi. Sedangkan Alba bergabung empat tahun kemudian dan memperkaya dinamika permainan Blaugrana.
Di bawah bimbingan Pep Guardiola, trio ini menjadi bagian penting dalam tim yang menaklukkan dunia, memadukan teknik, kecerdasan taktik, dan keharmonisan yang sulit ditandingi.
Setelah sempat berpisah ketika Messi pindah ke PSG pada 2021, mereka kembali bersatu di Inter Miami pada musim panas 2023.
Sejak itu, ketiganya tampil bersama dalam sekitar 90 pertandingan untuk klub milik David Beckham tersebut, membawa semangat “tiki-taka” ke tanah Amerika.
Akhir dari Sebuah Era, Awal Babak Baru
Sergio Busquets lebih dulu mengumumkan pensiun pada 26 September, disusul Jordi Alba pada 7 Oktober setelah musim reguler MLS 2025 berakhir. Keduanya menutup karier panjang yang identik dengan loyalitas dan elegansi.
Messi memilih melanjutkan perjalanan. Ia memperpanjang kontrak dengan Inter Miami hingga 2028, yang berarti akan tetap bermain sampai usia 41 tahun.
Keputusan ini menjadi sinyal kuat, Messi belum selesai. Meskipun dua sahabatnya telah menggantung sepatu, La Pulga bertekad menjaga warisan permainan indah yang mereka bangun bersama.
Keluarga di Dalam dan Luar Lapangan
Busquets dan Alba selalu dianggap Messi lebih dari sekadar rekan di lapangan. Mereka adalah keluarga, orang yang memahami bahasanya di lapangan tanpa perlu banyak kata.
Kini, saat dua sahabat itu berpamitan, Messi sadar bahwa sepak bola bukan hanya tentang kemenangan, tapi juga tentang kehilangan.
Namun satu hal pasti, ikatan mereka takkan pernah hilang. Dari Camp Nou ke Miami, dari rumput Eropa ke langit Florida, persahabatan Messi, Busquets, dan Alba telah menulis bab paling manusiawi dari perjalanan seorang legenda.***










