ID EN

Indonesia Bidik Wisatawan Australia Lewat BBTF 2026, Wisata Kuliner Jadi Andalan

Senin, 3 Agustus 2026 | 15:00

Penulis: Respaty Gilang

BBTF 2026 Working Luncheon
BBTF 2026 Working Luncheon.
Sumber: Kemlu.go.id

Indonesia terus memperkuat posisinya sebagai destinasi wisata kelas dunia. Salah satu langkah strategis terbaru dilakukan melalui penyelenggaraan BBTF 2026 Working Luncheon di Sydney, Australia, yang menjadi ajang mempertemukan pelaku industri pariwisata kedua negara sekaligus membuka peluang kolaborasi baru untuk mendatangkan lebih banyak wisatawan mancanegara.

Kegiatan yang digagas Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Sydney bersama Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Sydney dan didukung Garuda Indonesia tersebut mempertemukan agen perjalanan, operator tur, hingga berbagai mitra strategis industri pariwisata Australia.

Momentum ini juga dihadiri Duta Besar Republik Indonesia untuk Australia yang menyoroti semakin besarnya peluang kerja sama di sektor pariwisata. Australia sendiri merupakan salah satu pasar wisata internasional yang konsisten memberikan kontribusi signifikan terhadap kunjungan wisatawan ke Indonesia, khususnya Bali.

Namun, promosi kali ini tidak hanya menawarkan keindahan pantai atau destinasi populer. Indonesia memperkenalkan pendekatan baru melalui tema "Redefining Indonesia's Gastronomy Journey", yang mengajak wisatawan menikmati perjalanan melalui kekayaan cita rasa Nusantara.

Konsep tersebut menempatkan kuliner sebagai pintu masuk untuk mengenal budaya, tradisi, hingga kehidupan masyarakat lokal. Pengalaman mencicipi makanan khas daerah dipadukan dengan eksplorasi destinasi, aktivitas budaya, dan keramahan masyarakat menjadi nilai tambah yang kini semakin diminati wisatawan global.

Tren wisata gastronomi sendiri terus berkembang dalam beberapa tahun terakhir. Banyak pelancong kini memilih destinasi berdasarkan pengalaman kuliner autentik yang sulit ditemukan di negara lain. Indonesia memiliki modal besar berkat ribuan jenis makanan tradisional, rempah-rempah, serta kekayaan budaya yang tersebar dari Sabang hingga Merauke.

KJRI Sydney menyampaikan apresiasi kepada seluruh mitra industri yang telah berpartisipasi dan menunjukkan antusiasme tinggi dalam mendukung promosi pariwisata Indonesia di pasar Australia.

Melalui kolaborasi pemerintah, maskapai penerbangan, serta pelaku industri perjalanan, Indonesia berharap semakin banyak wisatawan Australia yang menjadikan Nusantara sebagai destinasi liburan berikutnya.

Seluruh rangkaian promosi tersebut menjadi bagian dari persiapan menuju Bali & Beyond Travel Fair (BBTF) 2026 yang akan berlangsung di Nusa Dua, Bali, pada 28-30 Mei 2026.

BBTF merupakan salah satu ajang business-to-business (B2B) terbesar di industri pariwisata Indonesia. Pameran ini mempertemukan buyer internasional dengan seller dari berbagai daerah di Indonesia untuk memperluas kerja sama bisnis, memperkenalkan destinasi baru, serta mendorong pertumbuhan sektor pariwisata yang berkelanjutan.

Dengan mengusung konsep gastronomi sebagai daya tarik utama, BBTF 2026 diharapkan tidak hanya meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan asing, tetapi juga memperkuat citra Indonesia sebagai destinasi yang menawarkan pengalaman perjalanan yang kaya akan budaya, rasa, dan cerita.

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!