ID EN

Zverev Bidik Takhta ATP, Yakin Masih Bisa Salip Jannik Sinner pada Akhir Musim 2026

Senin, 3 Agustus 2026 | 11:27

Penulis: Respaty Gilang

Alexander Zverev
Alexander Zverev mencium trofi juara French Open 2026 di Roland Garros, Paris, 7/6/2026
Sumber: Antara/Federasi Tenis Prancis

Alexander Zverev menegaskan ambisinya untuk merebut posisi petenis nomor satu dunia dari Jannik Sinner masih terbuka hingga penghujung musim 2026. Meski masih tertinggal di peringkat ATP, petenis asal Jerman itu yakin persaingan belum selesai mengingat masih ada sejumlah turnamen besar yang akan digelar.

Menjelang tampil di ATP Masters 1000 Montreal, Zverev mengungkapkan bahwa target menempati puncak ranking dunia menjadi salah satu fokus utamanya setelah berhasil mengamankan gelar Grand Slam pertama dalam kariernya di Roland Garros tahun ini.

"Tentu saja itu adalah tujuan saya," kata Zverev dikutip dari ATP, Senin, 3 Agustus 2026.

Meski memiliki target tinggi, petenis berusia 29 tahun tersebut menegaskan dirinya lebih memilih berkonsentrasi pada peningkatan kualitas permainan dibanding hanya mengejar posisi di klasemen ATP.

"Tujuan utama adalah bermain tenis sebaik mungkin. Jika saya bisa terus meningkatkan permainan, maka hasil, gelar, dan peringkat akan mengikuti," ujar Zverev.

Saat ini, Jannik Sinner masih kokoh di puncak ATP Rankings dengan koleksi 13.450 poin. Sementara itu, Zverev berada di posisi kedua dengan 8.480 poin.

Namun, jika melihat ATP Live Race to Turin yang hanya menghitung poin sepanjang musim berjalan, selisih keduanya hanya terpaut 1.410 poin. Dengan sekitar tiga setengah bulan kompetisi tersisa pada kalender ATP Tour 2026, peluang perubahan posisi masih terbuka lebar.

Montreal menjadi ajang pertama Zverev setelah gagal meraih gelar Wimbledon akibat kalah dari Sinner di partai final. Kekalahan tersebut semakin memperpanjang dominasi petenis Italia itu atas Zverev sepanjang musim 2026.

Sinner kini mencatatkan lima kemenangan dari lima pertemuan melawan Zverev sepanjang tahun ini, sekaligus mengoleksi 10 kemenangan beruntun dalam rekor pertemuan kedua petenis.

Meski hasil pertandingan masih belum berpihak kepadanya, Zverev menilai rivalitas dengan Sinner menjadi bukti bahwa keduanya tampil paling konsisten sepanjang musim.

"Kami mungkin paling sering bertemu dibandingkan pemain lain di tur. Memang bukan hal yang positif jika saya terus kalah darinya, tetapi itu juga menunjukkan kami mungkin merupakan dua pemain paling konsisten musim ini," kata Zverev.

Sepanjang musim 2026, Zverev telah mengoleksi 44 kemenangan dan hanya menelan 11 kekalahan. Catatan impresif tersebut turut membawanya meraih gelar Roland Garros sekaligus mengukuhkan posisinya sebagai pesaing utama Sinner dalam perebutan ranking ATP nomor satu dunia.

Sebagai juara National Bank Open atau Canadian Open edisi 2017, Zverev akan mengawali kiprahnya di Montreal dengan menghadapi pemenang pertandingan antara Lorenzo Sonego dari Italia dan Tallon Griekspoor asal Belanda.

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!