ID EN

Persib Tolak Main di Bandung Lawan Persija, Umuh Pilih Bali untuk Semifinal Piala Presiden 2026

Minggu, 2 Agustus 2026 | 16:00

Penulis: Respaty Gilang

Umuh Muchtar
Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar.
Sumber: Instagram

Semifinal Piala Presiden 2026 antara Persib Bandung dan Persija Jakarta dipastikan menjadi salah satu pertandingan paling dinanti. Namun, sebelum laga berlangsung, muncul pertanyaan yang membuat banyak orang penasaran, mengapa Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, justru berharap pertandingan digelar di Bali, bukan di Bandung sebagai markas Persib?

Padahal, Persib berstatus juara Grup A dan secara regulasi berhak menjadi tuan rumah. Namun bagi Umuh, keuntungan bermain di kandang tidak sebanding dengan risiko keamanan yang bisa muncul akibat tingginya rivalitas kedua tim.

Menurut Umuh, Bali menjadi pilihan paling ideal karena dinilai lebih aman sekaligus memudahkan Persib yang saat ini sedang menjalani pemusatan latihan di Pulau Dewata.

"Mungkin antara Medan atau di Bali. Kalau pun tetap mau di Solo, ya tidak masalah. Kalau di Bali pun juga itu lebih bagus karena Persib bakal terus TC di sana. Jadi mudah-mudahan di Bali lah biar nggak bolak balik juga," ujar Umuh, Minggu, 2 Agustus 2026.

Meski alasan logistik menjadi salah satu pertimbangan, faktor keamanan menjadi perhatian utama.

Umuh mengaku masih khawatir jika pertandingan digelar di Solo. Ia menilai perjalanan pulang suporter menggunakan jalur darat berpotensi menimbulkan persoalan seperti yang pernah terjadi pada beberapa laga sebelumnya.

"Kalau di Solo kadang-kadang kan tidak begitu aman. Dan kalau pulang kita banyaknya pakai mobil. Bobotoh juga rata-rata pakai mobil. Nah ini yang dikhawatirkan kalau nanti ada kejadian-kejadian di jalan karena tiap pulang dari Solo, dari Jogja gitu kan selalu ada masalah gitu," katanya.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa bagi Persib, pertandingan besar seperti melawan Persija bukan hanya soal persaingan di lapangan, tetapi juga keselamatan seluruh pihak, terutama para suporter.

Umuh berharap penyelenggara mampu menghadirkan pengamanan maksimal seperti yang pernah diterapkan pada final Piala Presiden 2014 di Jakarta.

"Saya sampai sekarang pun juga ingat dengan Pak Tito yang menjadi Mendagri. Itu sangat luar biasa bertanggung jawab. Menjamin Persib untuk aman. Nah ini pun juga di mana pun juga tetap harus keamanan jangan sampai ada korban," tegasnya.

Keputusan mengenai lokasi semifinal akan diumumkan dalam konferensi pers di Balai Kota Surabaya. Apa pun venue yang dipilih, Umuh berharap keselamatan menjadi prioritas utama dibanding keuntungan sebagai tuan rumah.

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!