Wisata Bahari Gorontalo Utara Makin Dilirik Dunia, Pulau Lampu Jadi Primadona
Jumat, 31 Juli 2026 | 15:30
Penulis: Arif S

Sumber: Antara/Susanti Sako
Keindahan gugusan pulau berpasir putih di wilayah pesisir utara Kabupaten Gorontalo Utara semakin dikenal wisatawan mancanegara. Meski belum dibanjiri kunjungan dalam jumlah besar, kawasan ini mulai memiliki pasar tersendiri di dunia pariwisata berkat promosi dari pengalaman para wisatawan yang membagikan keindahannya melalui media sosial.
Fenomena itu kembali terlihat saat dua wisatawan asal Prancis melakukan perjalanan famili trip holiday ke Gorontalo Utara untuk menyaksikan langsung panorama pulau-pulau eksotis. Mereka mendapatkan referensi dari unggahan sesama warga Prancis yang pernah berlibur ke Gorontalo Utara.
Penggiat pariwisata Gorontalo, Yasin Ali, mengatakan minat wisatawan asing terhadap kawasan pesisir utara Gorontalo terus menunjukkan sinyal positif.
BACA JUGA
Hiu Paus Jadi Andalan Pulau Miang, Daya Tarik Ekowisata Baru Kaltim
31 Jalanan Terkeren di Dunia Versi Time Out, Satu Ada di Indonesia
Destinasi Kuliner Terbaik Dunia 2026 Versi TTW, Indonesia Wakil Asia Tenggara di 10 Besar
"Meskipun kunjungan wisata ke daerah ini tidak masif, namun intensitas kunjungan wisatawan cukup tinggi, termasuk wisatawan manca negara," ujar Yasin Ali, Jumat.
Terpikat Pulau Berpasir Putih
Yasin menjelaskan kedua wisatawan asal Prancis tersebut mengaku penasaran setelah melihat dokumentasi perjalanan wisatawan lain yang berkunjung pada Februari 2026.
"Turis asal Perancis ini mengaku sengaja datang ke kabupaten ini karena ingin ke pulau-pulau pasir putih yang indah. Mereka mengaku melihat unggahan warga Perancis lainnya, yang juga pernah datang berwisata pada Februari 2026 lalu," kata Yasin.
Menurutnya, fakta itu menunjukkan bahwa wilayah pesisir Gorontalo Utara mulai memiliki pasar di sektor pariwisata internasional.
Selama kunjungan, Yasin mendampingi mereka menjelajahi tiga pulau, yaitu Pulau Mohinggito, Pulau Lampu, dan Pulau Bugisa.
Rencana mengunjungi Pulau Huha terpaksa dibatalkan karena cuaca ekstrem dengan angin kencang dan gelombang tinggi.
"Hari ini saya mendampingi mereka mengunjungi tiga pulau yaitu Pulau Mohinggito, Pulau Lampu dan Pulau Bugisa. Sebenarnya kami akan ke Pulau Huha, namun tantangannya adalah cuaca ekstrem karena berangin kencang dan gelombang tinggi, sehingga tidak memungkinkan ke pulau itu," katanya.
Infrastruktur Jadi Kunci Pengembangan Wisata
Yasin menilai potensi wisata bahari Gorontalo Utara perlu didukung pembangunan infrastruktur transportasi, ketersediaan akomodasi, serta penguatan atraksi wisata agar wisatawan memiliki alasan tinggal lebih lama.
Semakin panjang masa tinggal wisatawan, semakin besar pula peluang pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor UMKM, jasa, hingga pendapatan asli daerah.
"Kondisi ini perlu dikreasikan dalam upaya meningkatkan pendapatan asli daerah di sektor pariwisata," kata Yasin.
Ia berharap pemerintah daerah segera menyiapkan regulasi pendukung, termasuk pengaturan harga di destinasi wisata agar memberikan manfaat bagi wisatawan, pelaku usaha, maupun pemerintah daerah.
Pemerintah daerah pun diharapkan segera mengatur regulasi pendukung agar dapat dengan mudah mengatur harga-harga di seluruh destinasi wisata yang dimiliki, sehingga dapat menguntungkan masyarakat, pelaku usaha dan sumber penerimaan bagi daerah," katanya.
Pulau Lampu Tinggalkan Kesan Mendalam
Keindahan Pulau Lampu menjadi pengalaman paling berkesan bagi wisatawan asal Prancis. Mereka mengaku terpukau dengan air laut jernih, hamparan pasir putih bersih, serta suasana pulau yang masih alami dan nyaman untuk dinikmati.
Kekaguman itu menunjukkan besarnya potensi Gorontalo Utara untuk berkembang sebagai destinasi wisata bahari unggulan.
Dengan jangkauan promosi semakin luas, dukungan infrastruktur, serta pengelolaan berkelanjutan, kawasan pesisir utara Gorontalo berpeluang menarik lebih banyak wisatawan domestik maupun mancanegara pada masa mendatang.(Antara)











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!