ID EN

Festival Layang-layang Internasional 2026 Perkuat Garut Sebagai Destinasi Wisata Unggulan

Jumat, 31 Juli 2026 | 14:05

Penulis: Arif S

Festival Layang-Layang Internasional 2026
Festival Layang-Layang Internasional 2026 di Agrowisata Tepas Papandayan kawasan wisata alam di Kabupaten Garut.
Sumber: Disparbud Garut

Langit Garut menjadi panggung bagi para pelayang dari berbagai penjuru dunia. Garut International Kite Festival 2026 menghadirkan peserta dari berbagai negara, memadukan atraksi layang-layang dengan pesona alam pegunungan, budaya lokal, hingga produk ekonomi kreatif khas daerah.

Festival berlangsung di Agrowisata Tepas Papandayan, Desa Karamatwangi, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, hingga 2 Agustus 2026. Diharapkan festival ini memperkuat daya tarik Garut sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Indonesia.

Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Garut, Aam Pathulloh, mengatakan selama penyelenggaraan festival, pengunjung akan disuguhi beragam atraksi layang-layang dari berbagai negara.

"Selama lima hari pelaksanaan, pengunjung akan menikmati berbagai atraksi layang-layang internasional," ujar Aam Pathulloh.

Diikuti Pelayang dari 13 Negara

Festival Layang-Layang Internasional 2026 mengusung tema "Where Nature and Culture Meet The Sky". Event ini mempertemukan komunitas pelayang dari 13 negara, yaitu Malaysia, Singapura, Filipina, Thailand, China, Jepang, Korea Selatan, Swiss, Swedia, Prancis, Italia, Belgia, dan Indonesia.

Penyelenggara, PT Graha 165, memilih Garut sebagai lokasi acara karena memiliki potensi wisata yang terus berkembang.

"Festival ini menghadirkan perpaduan keindahan alam pegunungan Garut dengan kekayaan budaya lokal melalui pertunjukan layang-layang berskala internasional, hiburan, serta berbagai aktivitas wisata dan ekonomi kreatif," katanya.

Perkuat Posisi Garut sebagai Destinasi Wisata Unggulan

Tak hanya menyuguhkan atraksi di langit, festival ini juga menjadi ruang promosi bagi pelaku UMKM, industri kreatif, hingga kuliner khas Garut.

Kolaborasi lintas sektor diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat setempat.

Menurut Aam, penyelenggaraan festival menjadi bagian dari upaya bersama memperkuat citra Kabupaten Garut sebagai destinasi wisata unggulan di Jawa Barat.

Selain menikmati atraksi layang-layang dari berbagai negara, pengunjung juga dapat mengunjungi bazar UMKM, mencicipi kuliner khas Garut, serta menikmati berbagai pertunjukan budaya. 

"Hiburan budaya, bazar UMKM, kuliner khas Garut, serta beragam aktivitas yang dapat dinikmati seluruh anggota keluarga di kawasan Agrowisata Tepas Papandayan," pungkasnya.***



Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!