ID EN

Liga Sepak Bola Putri Indonesia 2026/2027 Dimulai Oktober, Diikuti 6 Peserta

Jumat, 31 Juli 2026 | 06:36

Penulis: Arif S

Owner Meeting Indonesia Women's League musim 2026/27
I.League menggelar Owner Meeting Indonesia Women's League musim 2026/27.
Sumber: I.League

Indonesia Women's League musim 2026/2027 direncanakan mulai bergulir pada pertengahan Oktober 2026 selama 17 pekan. Kompetisi sepak bola putri profesional tersebut menjadi bagian penting dalam upaya membangun ekosistem sepak bola putri Indonesia.

Enam klub akan berpartisipasi pada musim perdana Indonesia Women's League. Keenam klub tersebut adalah Persija Jakarta, Persita Tangerang, Dewa FC Banten, FC Bekasi City, Persikad Depok, dan Garudayaksa FC.

Owner Meeting Indonesia Women's League musim 2026/2027 yang digelar I.League menjadi langkah awal untuk menyelaraskan persiapan seluruh peserta sebelum kompetisi resmi dimulai.

Sejumlah hal dibahas dalam Owner Meeting, mulai dari kalender pertandingan, regulasi, aspek operasional, hingga persiapan teknis penyelenggaraan liga.

Fondasi Baru Sepak Bola Putri Indonesia

Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, menilai Indonesia Women's League memiliki arti penting bagi perkembangan sepak bola putri nasional.

Menurutnya, kompetisi yang dikelola secara profesional dapat menjadi wadah bagi pemain putri untuk mendapatkan pengalaman bertanding sekaligus berkembang secara berkelanjutan.

"Kami ingin menghadirkan kompetisi yang memiliki standar penyelenggaraan yang baik, sekaligus menjadi wadah bagi pemain putri untuk berkembang dan berkompetisi secara profesional," ujar Ferry dalam keterangannya.

Kehadiran liga diharapkan tidak berhenti pada penyelenggaraan pertandingan. Kompetisi juga diproyeksikan menjadi bagian dari sistem pembinaan untuk memperluas kesempatan bagi pemain putri meniti karier secara profesional.

PSSI Dorong Kompetisi Berkembang

Anggota Komite Eksekutif PSSI Vivin Cahyani Sungkono menekankan pentingnya membangun fondasi kompetisi yang kuat.

Menurut Vivin, keberadaan liga profesional menjadi salah satu langkah untuk memastikan sepak bola putri memiliki jalur pengembangan lebih terstruktur.

"Kami percaya langkah ini akan menjadi awal yang baik untuk membangun kompetisi yang semakin berkembang dan mampu menghadirkan kualitas yang lebih baik dari musim ke musim," kata Vivin.

Dengan jadwal yang direncanakan pada pertengahan Oktober 2026, seluruh peserta memiliki waktu untuk mematangkan persiapan.***



Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!