Wisata Keluarga ke Jepang Makin Nyaman, Tips Menggunakan Shinkansen dengan Efisien
Rabu, 29 Juli 2026 | 15:39
Penulis: Arif S

Sumber: Envato
Liburan keluarga ke Jepang semakin diminati dalam beberapa tahun terakhir. Selain menawarkan destinasi ramah untuk segala usia, Negeri Sakura memiliki sistem transportasi cepat dan nyaman melalui Shinkansen. Namun, bagi keluarga yang bepergian bersama anak-anak maupun lansia, perjalanan antarkota membutuhkan perencanaan agar tetap menyenangkan.
Perencanaan mulai dari pemesanan kursi, pengaturan bagasi, hingga memilih moda transportasi paling hemat. Dengan perencanaan tepat, perjalanan menggunakan kereta cepat Jepang bisa menjadi bagian dari pengalaman wisata yang berkesan.
CEO Avenir, Tiara Hanita, mengatakan kenyamanan perjalanan keluarga tidak hanya ditentukan destinasi yang dikunjungi, tetapi juga bagaimana perpindahan antarkota dirancang agar seluruh anggota keluarga tetap nyaman.
BACA JUGA
Slow Travel: Seni Menikmati Hidup yang Bikin Kamu Nggak Butuh Libur Lagi
Singapura dan Jepang Masuk Daftar 10 Negara Paling Aman Dikunjungi, Ini Alasannya
Wisata Jepang Makin Ramai Tapi Traveler Mulai Tinggalkan Rute Tokyo–Kyoto
"Keluarga tiga generasi punya kebutuhan yang berbeda, sehingga perpindahan antarlokasi harus dirancang dengan cermat agar anak-anak maupun orang tua tetap nyaman sepanjang perjalanan," ujar Tiara.
Reservasi Kursi agar Keluarga Tetap Bersama
Salah satu langkah penting sebelum naik Shinkansen adalah melakukan reservasi kursi, terutama jika bepergian dalam rombongan.
Dengan memesan kursi lebih awal, seluruh anggota keluarga memiliki peluang lebih besar untuk duduk berdekatan selama perjalanan.
Hal ini menjadikan perjalanan lebih nyaman, khususnya bagi keluarga yang membawa anak kecil atau mendampingi lansia.
Jangan Lupa Atur Bagasi
Wisatawan yang membawa koper berukuran besar perlu memperhatikan aturan bagasi di Shinkansen.
Beberapa layanan kereta cepat di Jepang mewajibkan reservasi ruang khusus untuk bagasi oversized. Karena itu, pengaturan tempat penyimpanan koper sebaiknya dilakukan sejak proses pemesanan tiket agar perjalanan berjalan lebih lancar.
Bagi keluarga yang membawa banyak barang, layanan pengiriman koper antarkota atau takkyubin juga bisa menjadi solusi praktis.
Dengan layanan itu, koper dapat dikirim langsung ke kota tujuan sehingga penumpang hanya membawa barang bawaan ringan selama perjalanan.
Sisihkan Waktu Transit Lebih Longgar
Perjalanan menggunakan Shinkansen tidak hanya soal waktu di dalam kereta, tetapi juga perpindahan antarpelantar (peron), terutama di stasiun besar seperti Tokyo, Kyoto, dan Shin-Osaka.
Tiara menyarankan wisatawan menyediakan waktu transit sekitar 15 hingga 20 menit agar perpindahan tetap nyaman, terlebih jika membawa stroller atau anggota keluarga lanjut usia yang membutuhkan akses lift.
Jangan Langsung Membeli JR Pass
Banyak wisatawan menganggap JR Pass selalu menjadi pilihan paling hemat. Padahal, menurut Tiara, keputusan membeli JR Pass sebaiknya disesuaikan dengan rencana perjalanan.
Dengan harga JR Pass tujuh hari di kisaran 50.000 Yen, tiket satuan justru lebih ekonomis apabila perjalanan hanya mencakup rute pulang-pergi Tokyo–Osaka.
Sebaliknya, JR Pass akan memberikan nilai lebih apabila wisatawan berencana mengunjungi beberapa kota sekaligus, seperti Kyoto, Hiroshima, hingga Kanazawa dalam satu perjalanan.
Gunakan Kartu IC untuk Mobilitas di Dalam Kota
Selama berada di kota tujuan, wisatawan disarankan menggunakan kartu IC seperti Suica, PASMO, atau ICOCA.
Kartu itu dapat digunakan untuk jaringan kereta lokal, subway, maupun bus sehingga perjalanan menjadi lebih praktis tanpa harus membeli tiket setiap kali berpindah moda transportasi.
Namun, perlu diingat kartu IC tidak dapat digunakan sebagai pengganti tiket dasar Shinkansen. Tiket kereta cepat tetap harus dibeli secara terpisah.
Slow Travel Semakin Digemari
Menurut Tiara, tren wisata keluarga ke Jepang mulai bergeser menuju konsep slow travel, yaitu mengurangi jumlah kota yang dikunjungi dan memperbanyak waktu menikmati setiap destinasi.
Pendekatan ini menjadikan perjalanan lebih santai, mengurangi kelelahan akibat terlalu sering berpindah kota, sekaligus memberikan pengalaman yang lebih berkualitas bagi seluruh anggota keluarga.***











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!