ID EN

Veda Ega Tak Percaya Marquez Curse, Sebut Angin Mandalika Jadi Tantangan Pembalap

Kamis, 16 Juli 2026 | 12:00

Penulis: Arif S

Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama
Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama.
Sumber: AntaraNews

Pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama menanggapi santai isu Marquez Curse atau kutukan Marc Marquez di Pertamina Mandalika International Circuit. Menjelang MotoGP Indonesia 2026, rider asal Gunungkidul itu menegaskan dirinya tidak percaya dengan anggapan Sirkuit Mandalika membawa nasib buruk bagi Marquez.

Istilah Marquez Curse ramai diperbincangkan di media sosial setelah Marc Marquez gagal menyentuh garis finis dalam empat penyelenggaraan MotoGP Indonesia secara beruntun. 

Terbaru, pembalap asal Spanyol yang datang sebagai juara dunia MotoGP 2025 harus mengakhiri balapan lebih cepat setelah terjatuh ke area gravel pada lap pembuka MotoGP Indonesia 2025.

Namun, Veda menilai anggapan tersebut tidak memiliki pengaruh bagi dirinya maupun sesama pembalap Indonesia, Mario Aji.

"Kalau kami berdua (Veda dan Mario Aji) tidak percaya. Ya (kutukannya) buat Marquez kan bukan buat kami," ujarnya kepada Antara di Jakarta. 

Menurut Veda, tantangan utama di Sirkuit Mandalika berasal dari karakter lintasan dan kondisi alam di sekitarnya. Sirkuit sepanjang 4,31 kilometer di kawasan pesisir memiliki hembusan angin yang sering berubah arah sehingga menyulitkan para pembalap.

Ia menduga faktor cuaca dan angin menjadi salah satu alasan mengapa Marquez beberapa kali mengalami kesulitan ketika tampil di Mandalika.

"Mungkin karena suhu atau angin. Angin yang arahnya tidak bisa diprediksi karena kami ada di pinggir laut," katanya. 

MotoGP Indonesia 2026 dijadwalkan berlangsung pada 9-11 Oktober di Pertamina Mandalika International Circuit. Balapan tersebut akan menjadi momen istimewa bagi Indonesia karena memiliki dua wakil di Grand Prix.

Mario Aji akan kembali bersaing di kelas Moto2, sementara Veda Ega Pratama siap menjalani debutnya sebagai rookie di kelas Moto3.

Kehadiran keduanya diharapkan mampu memberikan warna baru bagi kiprah pembalap Indonesia di ajang balap motor paling bergengsi di dunia.***

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!