ID EN

Juara Bad Homburg Jadi Modal Aldila Hadapi Wimbledon

Senin, 29 Juni 2026 | 14:00

Penulis: Rojes Saragih

Petenis Aldila Sutjiadi
Petenis Putri Indonesia Aldila Sutjiadi
Sumber: Antara/Muhammad Adimaja

Jakarta - Gelar juara Bad Homburg Open 2026 bukan sekadar menambah koleksi trofi Aldila Sutjiadi. Gelar WTA 500 pertama dalam karier petenis ganda putri Indonesia itu juga menjadi suntikan kepercayaan diri menjelang Wimbledon 2026, Grand Slam lapangan rumput yang mulai bergulir pekan ini di All England Club, London.

Aldila mengaku keberhasilannya di Bad Homburg telah mengubah keyakinannya saat memasuki turnamen berikutnya. Baginya, gelar terbesar sepanjang karier profesional itu menjadi bukti bahwa kerja keras dan performa yang terus meningkat mampu membawanya bersaing di level tertinggi.

"Pastinya gelar ini meningkatkan kepercayaan diri aku untuk ke turnamen berikutnya, yaitu Wimbledon. Pastinya juga bisa menjadi motivasi untuk ke depannya. Ini kan gelar pertama, jadi aku pasti ingin mendapatkan gelar berikutnya juga, ataupun di turnamen WTA yang lebih tinggi," ujar Aldila kepada Antara, Senin, 29/6/2026.

Aldila bersama petenis Rusia Vera Zvonareva merebut gelar WTA 500 Bad Homburg Open di Jerman setelah mengalahkan unggulan ketiga Demi Schuurs/Ellen Perez dengan skor 6-1, 4-6, 10-5 pada partai final. Keberhasilan itu menjadi pencapaian terbesar Aldila di level WTA sekaligus modal berharga sebelum memasuki Grand Slam paling bergengsi di lapangan rumput.

Menurut Aldila, kunci keberhasilannya di Bad Homburg bukan hanya soal teknik atau strategi, melainkan kepercayaan terhadap kualitas permainannya sendiri. Ia merasa mampu mempertahankan level permainan terbaik sejak pertandingan pertama hingga partai final.

"Kalau aku bermain baik, aku percaya bisa memenangkan turnamen ini. Itu terlihat di setiap pertandingan sampai akhirnya aku bisa mendapatkan gelar," katanya.

Aldila juga menyoroti peran pelatihnya, Christopher Rungkat, yang terus memberikan dukungan sepanjang turnamen. Menurutnya, Christopher selalu mengingatkan agar tetap percaya pada proses, baik saat meraih kemenangan maupun ketika menghadapi kekalahan.

Christopher menilai gelar di Bad Homburg menjadi bekal ideal menuju Wimbledon. Kepercayaan diri yang diperoleh Aldila dari keberhasilan tersebut diyakini akan menjadi modal penting ketika kembali berpasangan dengan Janice Tjen di nomor ganda putri.

Aldila dan Janice dijadwalkan menghadapi pasangan tuan rumah Harriet Dart/Maia Lumsden pada babak pertama Wimbledon. Sementara itu, Janice juga akan tampil di nomor tunggal dengan menghadapi unggulan ke-22 asal Kanada, Leylah Fernandez.

Kini tantangan berikutnya menanti di Wimbledon. Dengan status juara WTA 500 dan kepercayaan diri yang sedang berada di titik tertinggi, Aldila memiliki kesempatan membuktikan bahwa keberhasilannya di Bad Homburg bukan sekadar pencapaian sesaat, melainkan awal untuk bersaing lebih konsisten di level Grand Slam.

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!