ID EN

Grup K Piala Dunia 2026: Portugal Unggulan, Kolombia Tak Bisa Diremehkan

Rabu, 17 Juni 2026 | 17:06

Penulis: Arif S

Arsip - Kapten Timnas Portugal Cristiano Ronaldo
Arsip - Kapten Timnas Portugal Cristiano Ronaldo.
Sumber: Antara Foto/Xinhua/Attila Volgyi

Grup K Piala Dunia 2026 menyajikan kombinasi empat negara dari empat konfederasi berbeda. Portugal mewakili Eropa, Republik Demokratik (RD) Kongo dari Afrika, Uzbekistan dari Asia, dan Kolombia dari Amerika Selatan akan bersaing memperebutkan tiket menuju fase gugur.

Di atas kertas, Portugal menjadi tim paling diunggulkan untuk memimpin grup ini. Berbekal pengalaman panjang di panggung dunia serta materi pemain lebih matang, Os Navegadores datang ke Amerika Utara dengan ambisi besar mengakhiri penantian panjang mereka untuk meraih gelar juara dunia pertama.

Piala Dunia 2026 juga memiliki makna khusus bagi Cristiano Ronaldo. Penyerang legendaris yang kini berusia 41 tahun itu diperkirakan menjalani turnamen Piala Dunia terakhirnya setelah enam kali tampil sejak debut pada 2006.

Bagi Ronaldo, mengangkat Trofi Piala Dunia akan menjadi penutup sempurna bagi karier internasionalnya. Sejauh ini, sang kapten telah mencatatkan 227 penampilan bersama Portugal dengan torehan 143 gol dan 46 assist.

Kesuksesan menjadi juara juga akan menjadi pencapaian terbesar dalam sejarah Sepak Bola Portugal. Selama mengikuti delapan edisi sebelumnya, prestasi terbaik Portugal adalah finis di posisi ketiga Piala Dunia 1966 dan menempati peringkat keempat pada edisi 2006.

Pada Piala Dunia 2022 di Qatar, langkah Portugal terhenti di babak Perempat Final setelah kalah tipis 0-1 dari Maroko.

Meski menjadi favorit, Portugal tetap tidak boleh meremehkan para pesaingnya. Kolombia merupakan salah satu tim paling berpengalaman di grup ini. Setelah gagal tampil di Qatar 2022, Los Cafeteros kembali ke panggung dunia usai finis di posisi ketiga kualifikasi CONMEBOL, hanya berada di bawah Argentina dan Ekuador.

Kembalinya Kolombia menjadikan persaingan Grup K semakin menarik. Tim Amerika Selatan tersebut memiliki tradisi kuat di Piala Dunia dan berpotensi menjadi penantang utama Portugal dalam perebutan posisi puncak klasemen.

Sementara itu, Uzbekistan membawa semangat besar sebagai salah satu kisah paling menarik dari Asia. Negara Asia Tengah itu mencatatkan sejarah dengan lolos ke putaran final Piala Dunia untuk pertama kalinya.

Perjalanan Uzbekistan menuju Amerika Utara terbilang impresif. Mereka mengamankan tiket otomatis setelah finis sebagai runner-up Grup A putaran ketiga kualifikasi zona Asia dengan koleksi 21 poin, hanya terpaut dua poin dari Iran.

Status debutan menjadi keuntungan bagi Uzbekistan karena mereka tampil tanpa tekanan besar dan berpotensi menghadirkan kejutan.

RD Kongo juga layak mendapat perhatian khusus. Negara Afrika itu kembali ke Piala Dunia setelah penantian panjang sejak edisi 1974 ketika masih bernama Zaire.

Dipimpin Aaron Wan-Bissaka, RD Kongo memastikan tiket ke putaran final setelah memenangkan laga play-off melawan Nigeria. Keberhasilan menyingkirkan salah satu kekuatan besar Afrika menunjukkan mereka memiliki kualitas bersaing di grup ini.

Portugal diunggulkan menjadi juara grup. Persaingan memperebutkan satu tiket otomatis lainnya diprediksi ketat antara Kolombia, Uzbekistan, dan RD Kongo.***

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!