ID EN

Jembatan Kaca Bromo Segera Dibuka, Tawarkan Sensasi Wisata di Kawasan TNBTS

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:30

Penulis: Arif S

Jembatan Kaca Bromo di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru
Jembatan Kaca Bromo di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.
Sumber: Antara/HO-BB TNBTS

Kabar gembira bagi para pencinta wisata alam yang tengah merencanakan Liburan Sekolah. Jembatan Kaca Bromo dipastikan akan mulai beroperasi pada akhir Juni 2026, bertepatan dengan musim liburan sekolah, salah satu periode tersibuk di kawasan Wisata Gunung Bromo.

Kepastian itu menyusul penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) sebagai pemilik aset dan CV Sinergi Permata Semesta yang akan bertindak sebagai pengelola objek wisata.

Kehadiran Jembatan Kaca Bromo diharapkan memperkaya pengalaman wisata di kawasan Bromo sekaligus meningkatkan Kunjungan Wisatawan ke Kabupaten Probolinggo dan sekitarnya.

Kepala BB TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha mengatakan seluruh aset yang disewakan akan dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas wisata alam di kawasan konservasi tersebut.

"Seluruh aset yang disewakan akan dimanfaatkan untuk aktivitas wisata alam sebagai komitmen Balai Besar TNBTS dalam meningkatkan layanan kepada pengunjung,” ujar Kepala BB TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha dalam keterangan tertulis, Jumat.

Menurut Rudijanta, perjanjian sewa aset berlaku selama lima tahun, terhitung sejak 11 Juni 2026 hingga 10 Juni 2031. Pengelolaan aset mencakup lahan kawasan Jembatan Kaca Bromo seluas 2.429 meter persegi yang telah diperuntukkan sebagai area wisata.

"Kemudian bangunan lainnya berupa shuttle area dan sarana pendukung Jembatan Kaca seluas 791 meter persegi serta jembatan pada jalan kabupaten kolektor berupa jembatan pejalan kaki berstruktur lantai kaca seluas 360 meter persegi," katanya.

Pengelolaan tersebut merupakan tindak lanjut dari proses penyerahan aset yang sebelumnya dilakukan Kementerian Pekerjaan Umum kepada Kementerian Kehutanan pada Oktober 2025.

Rudijanta menjelaskan pembangunan infrastruktur sejak awal memang dirancang untuk memperkuat posisi Bromo sebagai salah satu destinasi unggulan nasional.

“Infrastruktur itu dibangun untuk mendukung pengembangan kawasan strategis pariwisata nasional sekaligus memperkuat daya tarik wisata alam di kawasan konservasi," katanya.

Sementara itu, Direktur Utama CV Sinergi Permata Semesta Achmad Ridho memastikan pihaknya tengah mempersiapkan berbagai aspek teknis sebelum objek wisata tersebut resmi dibuka untuk umum.

“Dalam waktu dekat sebelum dan menjelang musim libur sekolah akhir bulan ini (Juni), kami berkomitmen untuk segera mengoperasionalkan Jembatan Kaca Bromo," katanya.

Sebelum menerima wisatawan, pengelola akan melakukan inspeksi menyeluruh dan perawatan pra-operasional guna memastikan seluruh fasilitas berada dalam kondisi optimal.

Aspek keselamatan menjadi prioritas utama. Ridho menegaskan bahwa operasional Jembatan Kaca Bromo akan mengikuti seluruh standar operasional prosedur yang ditetapkan oleh Balai Geoteknik, Terowongan dan Struktur (BGTS).***



Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!