ID EN

Mathew Baker Cetak Sejarah, Jadi Debutan Termuda Timnas Indonesia

Sabtu, 6 Juni 2026 | 14:10

Penulis: Arif S

Pemain debutan tim nasional Indonesia Mathew Baker
Pemain debutan tim nasional Indonesia Mathew Baker.
Sumber: PSSI

Malam kemenangan Timnas Indonesia atas Oman di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat, menyimpan lebih dari sekadar hasil akhir 3-0. Di tengah sorak-sorai suporter yang merayakan berakhirnya penantian panjang atas Oman, lahir sejarah baru bagi Sepak Bola Indonesia.

Catatan itu ditorehkan Mathew Baker. Pemain muda yang saat ini membela klub Australia, Melbourne City, resmi menjadi debutan termuda dalam sejarah Timnas Indonesia setelah tampil di usia 17 tahun 23 hari.

Momen bersejarah tersebut terjadi di menit ke-80 ketika pelatih John Herdman memutuskan memasukkan Baker untuk menggantikan kapten tim, Rizky Ridho. Pergantian itu mungkin hanya berlangsung beberapa menit di atas lapangan, tetapi maknanya jauh lebih besar bagi perjalanan karier Baker.

Bagi Herdman, kesempatan tersebut bukan hadiah semata. Ia melihat Baker sebagai pemain yang memang pantas mendapatkan kesempatan untuk merasakan atmosfer Sepak Bola internasional bersama skuad senior Garuda.

"Dia memang layak mendapatkan kesempatan bermain itu dan saya bangga. Ini adalah momen yang membanggakan," ujar Herdman pada jumpa pers pascapertandingan di SUGBK.

Pelatih asal Inggris tersebut tidak menutupi rasa bangganya melihat salah satu talenta muda Indonesia mencatatkan sejarah baru di level timnas.

"Sekarang dia menjadi pemain termuda dalam sejarah Indonesia yang tampil di lapangan bersama tim nasional," tambahnya.

Keputusan memainkan Baker menjadi bagian dari filosofi Herdman dalam membangun masa depan timnas. Menurutnya, pemain muda berbakat perlu mendapatkan pengalaman lebih cepat agar mampu berkembang secara maksimal.

Pelatih berusia 57 tahun itu percaya pengalaman di level internasional dapat mempercepat proses kematangan seorang pemain, baik dari sisi teknik, mental, maupun pemahaman permainan.

Untuk menjelaskan pandangannya, Herdman memberikan contoh Kevin Diks. Bek yang kini berusia 29 tahun itu memulai karier profesional saat berusia 17 tahun dan kemudian berkembang hingga mampu bermain di Bundesliga Jerman bersama Borussia Moenchengladbach.

Herdman juga menyinggung dua pemain yang pernah ia tangani di timnas Kanada, Jonathan David dan Liam Millar. Keduanya mendapat kesempatan untuk tim senior saat masih berusia 18 tahun.

Jonathan David kini menjadi salah satu pemain penting Kanada dan telah mencatatkan puluhan gol untuk negaranya. Sementara Liam Millar berkembang menjadi pemain berpengaruh dalam perjalanan Hull City.

Bagi Herdman, pola tersebut bisa diterapkan kepada pemain muda Indonesia yang memiliki kualitas dan mentalitas bersaing di level tinggi.

"Semakin muda mereka mendapatkan pengalaman bersama tim nasional, semakin besar peluang mereka naik ke level sepak bola profesional berikutnya," kata Herdman.

Debut Mathew Baker mungkin hanya berlangsung beberapa menit di lapangan, tetapi langkah kecil itu bisa menjadi awal perjalanan yang panjang. Bermain di hadapan puluhan ribu suporter di Gelora Bung Karno dan merasakan atmosfer pertandingan internasional adalah pengalaman berharga yang tidak semua pemain muda dapatkan.

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!