ID EN

Igor Tolic Menjadi Pelatih, Bojan Hodac Punya Peran Baru di Persib

Selasa, 26 Mei 2026 | 08:00

Penulis: Arif S

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak.
Sumber: Antara/Ilham Nugraha

Kesuksesan besar Persib Bandung dalam tiga musim terakhir kini memasuki babak baru. Sosok penting di balik dominasi Maung Bandung, Bojan Hodak resmi meninggalkan posisinya sebagai pelatih kepala setelah membawa klub mencetak sejarah di Sepak Bola Indonesia.

Meski tak lagi berdiri di pinggir lapangan, pelatih asal Kroasia tersebut dipastikan tetap menjadi bagian penting dari Persib. Manajemen klub menunjuk Bojan menjalani peran baru sebagai Shareholder Group Technical Advisor atau Penasihat Teknis Grup Pemegang Saham.

Keputusan itu diumumkan Persib seiring dengan akan berakhirnya  kontrak Bojan sebagai pelatih pada 31 Mei 2026.

"Setelah sukses membawa Persib mendominasi sepak bola Indonesia dalam tiga musim terakhir, Bojan Hodak akan mengosongkan kursi pelatih kepala dan kini akan menjalani peran baru sebagai Shareholder Group Technical Advisor dan turut membantu melanjutkan warisan kesuksesan untuk masa yang akan datang," tulis Persib melalui akun Instagram resmi, Senin.

Perubahan peran tersebut menandai transformasi penting dalam struktur klub. Jika sebelumnya Bojan fokus pada urusan teknis di lapangan, kini ia akan lebih banyak terlibat dalam strategi jangka panjang Persib sebagai penghubung antara pemilik saham dan tim utama.

Posisi Shareholder Group Technical Advisor memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga kesinambungan proyek klub. Pengalaman Bojan selama tiga musim terakhir dianggap menjadi modal penting untuk memastikan Persib tetap kompetitif di level tertinggi sepak bola Indonesia.

Selama menangani Persib sejak 2023, Bojan Hodak sukses membangun salah satu era paling dominan dalam sejarah klub. Di bawah arahannya, Maung Bandung meraih tiga gelar Liga Indonesia secara beruntun dan menjadi tim pertama yang mencatatkan Hattrick Juara di era profesional.

Dominasi tersebut juga mengukuhkan reputasi Bojan sebagai salah satu pelatih asing terbaik yang pernah bekerja di Indonesia. Ia bahkan meraih penghargaan pelatih terbaik Liga Indonesia selama tiga musim berturut-turut.

Keputusan Bojan meninggalkan kursi pelatih bukan berarti Persib kehilangan arah. Klub asal Bandung itu langsung bergerak cepat menunjuk Igor Tolic sebagai pelatih kepala baru untuk melanjutkan proyek yang sudah dibangun.

Tolic sebelumnya merupakan asisten pelatih Persib dan dianggap memahami filosofi permainan serta kultur klub. Kehadirannya diharapkan membuat transisi berjalan mulus tanpa mengubah fondasi tim juara.

"Setelah menjadi bagian dari perjalanan penuh prestasi #PERSIB, kini Igor Tolic akan naik memimpin sebagai pelatih kepala untuk melanjutkan warisan kesuksesan yang telah dibangun bersama," tulis Persib.

Penunjukan Igor Tolic sekaligus memperlihatkan bahwa Persib ingin menjaga kesinambungan proyek jangka panjang mereka. Dengan Bojan tetap berada di balik layar sebagai penasihat teknis, Maung Bandung mencoba memastikan identitas tim juara tetap terjaga.

Langkah ini juga memperlihatkan bagaimana Persib mulai membangun sistem modern dalam pengelolaan klub. Peran strategis Bojan di level manajemen teknis bisa menjadi fondasi penting agar Persib tidak hanya sukses dalam jangka pendek, tetapi juga mampu mempertahankan dominasi dalam beberapa musim ke depan.***

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!