ID EN

Luis Enrique Tegaskan PSG Tak Akan Bermain Aman di Anfield

Selasa, 14 April 2026 | 12:03

Penulis: Respaty Gilang

Luis Enrique
Pelatih PSG, Luis Enrique.
Sumber: AntaraNews

Pelatih Paris Saint-Germain, Luis Enrique, menegaskan kesiapan timnya menghadapi tekanan besar saat bertandang ke markas Liverpool di Stadion Anfield. Laga leg kedua Perempat Final Liga Champions UEFA Musim 2025/2026 itu dijadwalkan berlangsung Rabu, 15 April 2026, dini hari WIB.

Meski membawa keunggulan agregat 2-0 dari leg pertama, Enrique menilai pertandingan tidak akan berjalan mudah. Ia memprediksi duel akan berlangsung ketat dengan tekanan tinggi dari tuan rumah.

"Kami tahu akan ada momen-momen sulit. Saya pikir besok akan menjadi pertandingan yang sangat ketat," kata Enrique, dikutip dari laman resmi PSG, Selasa, 14 April 2026.

Pelatih asal Spanyol tersebut menilai keunggulan dua gol belum cukup aman. Menurutnya, Liverpool memiliki kualitas untuk membalikkan keadaan, apalagi bermain di hadapan pendukung sendiri.

Ia pun mengingatkan para pemainnya untuk menjaga konsentrasi sejak awal laga. Enrique menekankan bahwa dinamika pertandingan sepak bola modern bisa berubah dengan cepat dalam waktu singkat.

"Dalam sepak bola modern, jalannya pertandingan bisa berubah dengan sangat cepat. Dalam lima menit, anda bisa mencetak dua gol atau kebobolan dua gol," kata Enrique.

Laga ini juga menjadi kunjungan kedua Les Parisiens ke Anfield dalam kurun satu tahun terakhir. Pada musim sebelumnya, PSG berhasil meraih kemenangan penting yang mengantar mereka lolos dari Babak 16 Besar.

Saat itu, PSG menang 1-0 hingga waktu normal dan perpanjangan waktu berakhir, sehingga agregat menjadi imbang 1-1. Pertandingan pun dilanjutkan ke babak adu penalti, di mana PSG keluar sebagai pemenang.

Terkait target di leg kedua, Enrique menegaskan bahwa timnya tidak datang untuk bermain aman. Ia menekankan bahwa PSG tetap mengusung mentalitas menyerang dan berambisi meraih kemenangan.

“Kami memiliki pola pikir yang sama seperti tahun lalu saat datang ke sini, ketika kami harus memenangkan leg kedua karena kami kalah di leg pertama," kata pelatih asal Spanyol tersebut.