Travel Warning Korsel, Ini Langkah Kemenpar Jaga Kepercayaan Wisatawan Tetap ke Bali
Sabtu, 11 April 2026 | 11:29
Penulis: Arif S

Sumber: Antara/Sinta Ambar
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menanggapi peringatan perjalanan (travel warning) ke Bali dari pemerintah Korea Selatan (Korsel). Langkah utama yang ditempuh, memperkuat koordinasi lintas kementerian dan pendekatan diplomatik.
Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa menegaskan pihaknya terus berkomunikasi dengan Kementerian Luar Negeri untuk menyikapi situasi ini.
"Saya pikir kita akan koordinasi terus dengan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) ya. Dan tentu pendekatan diplomatik juga kami terus lakukan koordinasi dengan pemerintah di sana dan utamanya dengan Kemlu," ujar Ni Luh saat ditemui di Jakarta, Sabtu.
BACA JUGA
Indonesia Masuk Daftar Destinasi Alternatif Favorit Influencer Dunia
Tren Baru Wisatawan China ke Bali: Anak Muda, Digital, dan Solo Traveling
DestinAsian Awards 2026: Bali Ungguli Destinasi Thailand dan Maladewa
Meski ada travel warning, Kemenpar mencatat tren positif. Jumlah Kunjungan Wisatawan asal Korsel ke Indonesia masih mengalami peningkatan. Hal ini menunjukkan minat wisata ke Indonesia, khususnya Bali, tetap tinggi.
Korsel merupakan salah satu pasar penting, masuk dalam 10 besar negara penyumbang Wisatawan Mancanegara. Karena itu, pemerintah berupaya menjaga kepercayaan wisatawan agar tetap datang.
"Itu kami harapkan pasti terus bisa berkuat, pasti terus bisa terjaga gitu ya," pungkasnya.
Sebelumnya, Kedutaan Besar Korea Selatan mengeluarkan peringatan perjalanan, meminta warganya lebih berhati-hati saat berkunjung ke Bali. Peringatan tersebut menyoroti sejumlah kasus kejahatan serius yang disebut menyasar warga asing.
Beberapa wilayah yang menjadi perhatian antara lain Jimbaran, Seminyak, dan Canggu. Wisatawan diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko kejahatan seperti pembunuhan, penculikan, hingga pelecehan seksual.
Menanggapi hal itu, pihak kepolisian Daniel Adityajaya mengatakan aparat terus bekerja maksimal.
Ia menyebut pihaknya memahami keprihatinan yang disampaikan Kedutaan Besar Korsel. Namun, aparat keamanan menjamin Bali tetap aman dan kondusif bagi wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.
Dengan langkah diplomasi dan penguatan keamanan, pemerintah berharap citra Bali sebagai Destinasi Wisata dunia tetap terjaga di tengah isu yang berkembang.










