Pariwisata Golf Jadi Mesin Ekonomi Skotlandia, Highlands Raup Puluhan Juta Pound
Selasa, 31 Maret 2026 | 15:43
Penulis: Arif S

Sumber: Envato
Pariwisata Golf di wilayah utara Skotlandia menunjukkan lonjakan signifikan sepanjang 2025, dengan kontribusi ekonomi sekitar £60 juta. Data terbaru dari Golf Highland menegaskan, Olahraga ini telah berkembang menjadi salah satu penggerak utama ekonomi kawasan.
Wilayah yang dikenal lewat lanskap dramatis dan Lapangan Golf legendaris seperti Royal Dornoch, Cabot Highlands, dan Nairn Golf Club terus menarik minat pegolf global termasuk dari China. Bahkan, jumlah wisatawan negeri tirai bambu mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
Lonjakan ini tercermin dari pendapatan green fee lebih dari £12 juta pada 2025, dua kali lipat dibandingkan riset awal pada 2018.
BACA JUGA
Babak Baru Pariwisata Bali, Darma Mangkuluhur Pimpin Groundbreaking Ultra Luxury Hotel di New Kuta Golf
Jakarta Perluas Pasar Global Lewat Asia Golf Tourism Convention 2026
Wisata Golf Mewah Murah Kamboja Tantang Dominasi Thailand dan Vietnam
Ketua Golf Highland, Neil Hampton, menilai tren ini sebagai sinyal kuat, golf telah menjadi tulang punggung ekonomi lokal, baik dari Wisatawan Domestik maupun internasional.
“Highlands telah menarik pegolf yang jumlahnya terus meningkat setiap tahun sejak pandemi dan itu menjadi kabar baik bagi berbagai Bisnis, yang menikmati manfaat turunan secara signifikan. Golf Highland berpartisipasi dalam Scottish Golf Tourism Week terbaru di Edinburgh, dan kami sangat senang dengan minat yang ditunjukkan operator tur baik dari dalam maupun luar negeri, termasuk beberapa yang membawa pegolf dari China,” ujarnya.
Lebih dari sekadar olahraga, dampak ekonomi golf menjalar ke berbagai sektor pendukung. Hampton mengungkapkan, setiap £1 yang dibelanjakan untuk golf mampu menghasilkan efek ekonomi hingga lima kali lipat.
“Diperkirakan setiap £1 yang dibelanjakan untuk golf, ekonomi makro mendapatkan manfaat sebesar £5. Berdasarkan perhitungan tersebut, lebih dari £60 juta dibelanjakan para pengunjung di seluruh Highlands untuk transportasi, makanan dan minuman, akomodasi, serta suvenir, selain dari pembelian perlengkapan golf sebagai kenang-kenangan kunjungan mereka,” katanya.
Menariknya, pertumbuhan ini tidak hanya dinikmati Lapangan Golf elite. Klub-klub komunitas ikut merasakan lonjakan kunjungan, termasuk lapangan sembilan hole yang mulai diminati.
Ia mengatakan pada 2022, sebanyak 101.955 pegolf tamu bermain di lapangan anggota Golf Highland. Angka terbaru menunjukkan peningkatan 16% menjadi lebih dari 120.000. Klub terbaru yang bergabung adalah Spean Bridge dan Lochcarron.
"Sangat menggembirakan melihat banyak klub komunitas kecil menyambut lebih banyak pegolf, dengan lapangan sembilan hole seperti Bonar Bridge dan Ardgay, serta Isle of Skye, melaporkan kenaikan pendapatan green fee sebesar 95% dan 66% setelah berinvestasi pada situs web dan sistem pemesanan online,” katanya.
Fenomena ini juga didorong perubahan Perilaku Wisatawan yang mencari pengalaman lebih beragam, menggabungkan lapangan ikonik dengan rute alternatif lebih terjangkau namun tetap menawarkan panorama khas Skotlandia.
Untuk menjaga momentum ini, Golf Highland aktif memperkuat strategi pemasaran dan kolaborasi antar klub.
Pendekatan ini dinilai krusial untuk memastikan pertumbuhan berkelanjutan di tengah persaingan destinasi golf global.
“Golf Highland telah mendukung klub anggota dengan workshop pemasaran dan keuangan serta mendorong investasi dalam fotografi untuk menampilkan apa yang mereka tawarkan, serta meningkatkan kehadiran mereka di media sosial. Klub-klub yang berdekatan juga didorong untuk bekerja sama daripada saling bersaing,” pungkasnya.
Dengan kombinasi lanskap alam, sejarah panjang, dan strategi promosi modern, Scottish Highlands tidak hanya menjadi destinasi impian pegolf, tetapi juga contoh bagaimana olahraga dapat menjadi mesin ekonomi berkelanjutan.(agif.asia)










