ID EN

John Herdman Tak Sabar Hadapi Bulgaria, Indonesia Bidik Gelar FIFA Series

Sabtu, 28 Maret 2026 | 00:01

Penulis: Arif S

Pelatih timnas Indonesia John Herdman
Pelatih timnas Indonesia John Herdman.
Sumber: Itsme

Pelatih Tim Nasional Indonesia, John Herdman tak bisa menyembunyikan kepuasannya usai timnya menghancurkan St Kitts and Nevis 4-0 pada laga pembuka Fifa Series. Kini Herdman mengalihkan fokus ke laga final melawan Bulgaria pada 30 Maret 2026.

Dua dari empat gol Indonesia dicetak Beckham Putra di babak pertama. Dua gol lainnya terctpta di babak kedua, sumbangan dari Ole Romeny dan Mauro Zijlstra.

Herdman mengungkapkan sejak awal target melawan St Kitts and Nevis bukan sekadar menang, tapi juga dengan cara meyakinkan.

“Kami menetapkan target sebelum laga untuk mencetak empat gol dan menjaga clean sheet,” ujarnya dalam konpers usai pertandingan di Jakarta, Jumat 27 Maret 2026.

Target tersebut telah tercapai. Indonesia tampil disiplin, efektif, dan menunjukkan pemahaman taktik yang mulai terbentuk meski baru menjalani beberapa sesi latihan bersama.

“Ini adalah pertama kali kami bersama, hanya beberapa sesi latihan. Tapi kami sangat bangga dengan para pemain malam ini. Menjaga clean sheet, itu tentang disiplin,” katanya. 

Laga kontra St Kitts and Nevis juga domanfaatkan Herdman untuk merotasi pemain. Ketika Indonesia dalam posisi unggul, Herdman memberi menit bermain kepada lebih banyak pemain, sekaligus menguji kedalaman skuad.

“Kami ingin memberikan banyak kesempatan kepada para pemain yang ikut dalam sesi latihan. Dan mereka dapat mengatasi permainan dengan sangat profesional,” katanya.

Dari sisi taktik, Herdman menyoroti dua elemen krusial, efektivitas bola mati dan transisi permainan. Menurutnya, kedua aspek tersebut menjadi fondasi penting dalam Sepak Bola modern dan Indonesia mulai menunjukkan perkembangan di sana.

Meski puas, Herdman tetap menjaga ekspektasi. Ia menyadari perjalanan tim ini masih panjang, dan ujian sesungguhnya akan datang di partai final melawan Bulgaria.

“Saya senang dengan elemen-elemen malam ini, tetapi ini baru permulaan. Perjalanan masih panjang, dan kami akan menghadapi laga sulit melawan Bulgaria. Kami berhasil merotasi cukup banyak pemain, jadi kami menantikan final Fifa Series pada hari Senin,” pungkasnya. 

Dengan kombinasi disiplin, rotasi efektif, dan ketajaman dalam transisi, Indonesia datang ke final dengan kepercayaan diri tinggi. Namun, seperti yang diingatkan Herdman, tantangan sebenarnya baru saja dimulai.

Reporter: Syafira Salsa