Tagar #KluivertOut Meledak! Akankah Shin Tae Yong Balik ke Timnas Indonesia?
Selasa, 14 Oktober 2025 | 16:50
Penulis: Arif S

Sumber: PSSI
Kegagalan Timnas Indonesia melaju ke Piala Dunia 2026 tak hanya menyisakan kecewa di lapangan, tapi juga gejolak di media sosial. Di berbagai platform, warganet kompak meluapkan kekesalan mereka melalui satu tagar yang masih menjadi trending #KluivertOut.
Viralnya tagar #KluivertOut setelah Indonesia dopastikan gagal lolos ke Piala Dunia 2025. Pada putaran keempat Grup B Kualifikasi Piala Dunia 2025, Indonesia menelan dua kali kekalahan masing-masing 2-3 dari Arab Saudi dan 0-1 dari Irak.
Kekalahan ini membuat banyak pendukung Garuda yang menyoroti kinerja pelatih Patrick Kluivert. Tidak hanya kritik taktik, tetapi juga desakan pemecatan arsitek asal Belanda tersebut.
BACA JUGA
Garuda di Kandang Singa: Saat Kluivert dan Indonesia Mengejar Mimpi Piala Dunia
Ole Romeny Sudah Latihan, Tapi Kluivert Bikin Fans Garuda Deg-degan
Bukan Shin Tae-yong, PSSI Kantongi 5 Nama Kandidat Pelatih Timnas Indonesia Pengganti Kluivert
Warganet mendesak pemecatan Kluivert lewat #KluivertOut di media sosial. Di tengah gelombang kekecewaan itu, satu nama kembali dielu-elukan yaitu Shin Tae Yong.
Pelatih asal Korsel itu merupakan sosok yang pernah menangani Timnas sebelum akhirnya digantikan Kluivert.
Di tengah ramainya sorotan kepada Kluivert, warganet menghendaki agar Shin Tae Yong bisa kembali melatih Timnas Indonesia.
Saat ini Shin Tae Yong sedang menganggur usai dipecat klub Ulsan HD. Sejumlah netizen menganggap ini adalah “momen sempurna” bagi Shin Tae Yong kembali ke Tim Garuda.
Sementara itu, masa depan Kluivert belum sepenuhnya jelas. Exco PSSI masih akan melakukan rapat untuk menentukan nasib Kluivert.
Memecat Kluivert memiliki konsekuensi. Jika itu menjadi pilihan, PSSI harus membayar kompensasi karena Kluivert sebelum masa kontrak habis.
Kontrak Patrick Kluivert dengan PSSI masih menyisakan sekitar 14 bulan lagi. Artinya, apabila pemecatan dilakukan pada Oktober 2025, PSSI wajib membayar sisa kontrak.
Timnas punya dua pilihan, bertahan dengan Kluivert dan mencari solusi, atau memecatnya dengan membayar kompensasi.
Akankah ini menjadi akhir dari era Kluivert atau awal babak baru untuk Timnas?***










