ID EN

Persib Libur Lebaran, Adam Alis Ingatkan Tim Tak Terlena di Puncak Klasemen

Kamis, 19 Maret 2026 | 15:00

Penulis: Arif S

Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak
Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak.
Sumber: Antara/HO-persib.co.id

Persib Bandung memilih jeda di tengah perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Pelatih Bojan Hodak memberi libur satu pekan kepada skuadnya saat Hari Raya Idul Fitri 1447 H dan FIFA Series akhir bulan ini. Keputusan ini tak hanya soal istirahat, tetapi juga strategi menjaga keseimbangan tim.

Keputusan itu datang setelah Hasil Imbang 1-1 melawan Borneo FC dalam laga tunda pekan ke-21 di Stadion Segiri, Samarinda. Para pemain akan kembali berkumpul pada 25 Maret untuk memulai kembali persiapan menuju fase akhir musim.

Hodak menegaskan jeda ini bukan kemewahan, melainkan kebutuhan.

"Kami memberikan libur selama satu pekan karena liga sedang memasuki masa jeda dan pemain juga butuh rehat. Sebelumnya, meski ada jeda, tapi kami masih tetap bermain di AFC Champions League Two," ujar Hodak.

Pelatih asal Kroasia itu mengakui padatnya jadwal, termasuk kiprah di kompetisi Asia, telah menguras energi timnya. 

Dalam konteks itu, pemulihan fisik dan mental menjadi prioritas utama sebelum memasuki sembilan laga penentuan.

"Pemain saat ini merasa sangat kelelahan. Jadi mereka perlu waktu untuk libur, mengembalikan kondisi mental dan fisik. Sebentar melupakan sepak bola," tambahnya.

Meski berada di posisi teratas klasemen dengan 58 poin, unggul empat poin dari Borneo FC dan enam poin dari Persija Jakarta, Persib tidak ingin kehilangan momentum saat kembali bertanding. Hodak berharap anak asuhnya kembali dengan energi baru.

"Ketika nanti mereka kembali, mereka akan bersiap menghadapi periode akhir liga musim ini," harapnya.

Ujian berikutnya sudah menanti. Sembilan laga terakhir menuju ambisi “hattrick” juara akan dimulai pada 5 April, saat Maung Bandung bertandang ke markas Semen Padang.

Tetap Rendah Hati di Tengah Ambisi Juara

Di tengah euforia memuncaki klasemen, gelandang Adam Alis mengingatkan rekan-rekannya untuk tidak terjebak rasa percaya diri berlebihan.

"Tetap rendah hati, tetap bersyukur, tetap berjuang, karena pertandingan masih banyak. Kami tidak boleh terlalu percaya diri. Step by step kami jalani. Mudah-mudahan kami bisa meraih hasil maksimal di setiap pertandingannya," kata Adam.

Pesan itu relevan mengingat Persib masih harus menjalani sembilan pertandingan tersisa, dengan lima di antaranya merupakan laga tandang, termasuk duel panas melawan Persija Jakarta pada 10 Mei mendatang.

Adam juga menegaskan pentingnya fokus laga demi laga dalam perburuan gelar, terutama di fase akhir musim yang sering kali penuh tekanan.

Di sisi lain, pemain berusia 32 tahun itu juga menikmati momen personal setelah mencetak gol pertamanya musim ini ke gawang mantan klubnya, Borneo FC.

"Ya alhamdulillah senang bisa balik ke sini dan bisa mencetak gol. Saya minta maaf juga untuk Borneo. Saya respek sama tim Borneo," katanya.

Gol tersebut menambah kontribusinya menjadi empat gol dan dua assist dari 26 penampilan di semua kompetisi musim ini, menunjukkan perannya kian penting di lini tengah Persib.

Kini, dengan jeda sejenak dari hiruk-pikuk kompetisi, Persib dihadapkan pada tantangan klasik, menjaga fokus saat unggul.