ID EN

Kayuhan Menuju Surga Tropis: GFNY Ajak Pesepeda Nikmati Wisata Belitung

Selasa, 10 Februari 2026 | 16:30

Penulis: Arif S

Peserta Group Ride Indonesia
Peserta Group Ride Indonesia melintasi tanjakan Pantai Tanjung Tinggi, Belitung.
Sumber: Antara/HO-GFNY Indonesia

Berolahraga tak selalu soal kecepatan dan adu stamina. Di Belitung, bersepeda adalah perjalanan visual yang memanjakan mata. Itulah pesan yang ingin disampaikan GFNY Indonesia lewat kegiatan bersepeda bersama, sekaligus memperkenalkan pesona Pulau Belitung sebagai destinasi sport tourism kelas dunia.

GFNY Indonesia mengajak para pesepeda merasakan sensasi mengayuh sepeda di tengah lanskap alam yang khas, mulai dari jalur perkotaan, pedesaan, hingga bentang pantai berpasir putih ikon Belitung. 

Kegiatan pada Minggu 8 Februari ini juga menjadi penanda awal menuju penyelenggaraan ajang utama bertajuk GFNY Belitung 2026.

Founder GFNY Indonesia Axel Moeller mengatakan FNY Belitung 2026 dijadwalkan pada 21 Juni 2026. Event ini diharapkan menjadi magnet bagi pesepeda nasional maupun internasional.

Rombongan pesepeda memulai kayuhan dari Bundaran Batu Satam atau titik nol kilometer Belitung. Dari sana, rute membawa peserta menyusuri kota, jalur perdesaan yang tenang, hingga jajaran pantai Pulau Belitung yang asri, cantik, dan bersih.

Para peserta juga melewati kawasan Tanjung Pendam yang akan menjadi pusat kegiatan GFNY Belitung 2026. 

Rute berlanjut ke Sentra Batik Sepiak Belitung, area depan Hotel Sheraton Belitung Resort, Pantai Tanjung Kelayang dengan ikon Batu Garuda, hingga Pantai Tanjung Tinggi yang dikenal dengan keindahan granit purbanya, sebelum akhirnya finis di Hotel Fairfield by Marriot Belitung.

Tak sekadar ajang rekreasi, GFNY Belitung 2026 memiliki bobot kompetisi internasional. Axel menegaskan event tersebut juga menyandang status GFNY Asia Championship 2026, yang akan diikuti pesepeda dari berbagai negara.

“Kami melihat bahwa potensi Wisata Belitung ini begitu luar biasa, kelas dunia, dan tentunya akan memanjakan GFNY Riders baik Indonesia maupun mancanegara," ujar Axel dalam keterangan di Jakarta, Selasa.

Sebagai bagian dari kalender lomba bersepeda bergengsi dunia, GFNY Belitung 2026 menawarkan daya tarik tersendiri. 

Juara overall male dan overall female akan otomatis menyandang gelar juara Asia, sekaligus mendapatkan tiket lomba, hotel, dan penerbangan pulang pergi secara gratis untuk tampil di GFNY World Championship 2026 di New York, Amerika Serikat.

Dukungan penuh juga datang dari pemerintah daerah. Dalam sambutan virtual, Bupati Belitung Djoni Alamsyah menegaskan Belitung memiliki kekayaan alam dan sejarah geologi yang unik.

Belitung disebut sebagai destinasi yang menjadi bukti hidup perjalanan bumi purba hingga hari ini. 

Para pengunjung tak hanya dapat bersepeda dengan nyaman, tetapi juga menjelajahi kawasan Geopark Belitong dengan lanskap batu granit purba, laut biru jernih, serta Kualitas Udara yang disebut sebagai yang terbersih di Indonesia.

”Satu hari di Belitung, akan menambah satu jam kualitas hidup Anda," kata Djoni.

Lewat GFNY Belitung 2026, olahraga bersepeda bukan hanya soal kompetisi, melainkan juga pengalaman menyatu dengan alam. Sebuah perjalanan yang menggabungkan adrenalin, eksplorasi, dan keindahan wisata dalam satu kayuhan.

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!