ID EN

Galatasaray Masih Kejar Lionel Messi Meski Syaratnya Tak Lazim

Rabu, 4 Februari 2026 | 12:42

Penulis: Arif S

Kapten Inter Miami, Lionel Messi
Dokumentasi - Kapten Inter Miami, Lionel Messi merayakan gelar juara MLS Cup 2025.
Sumber: Antara/MLS

Lionel Messi tak pernah berhenti menjadi pusat perhatian. Megabintang Argentina itu dilaporkan berpeluang meninggalkan Inter Miami dan kini dikaitkan dengan raksasa Turki, Galatasaray.

Kabar ini sangat mengejutkan karena status dan kontrak Messi dengan Inter Miami yang baru akan berakhir Desember 2028. 

Di usia 38 tahun, La Pulga menikmati bayaran fantastis dan peran sentral di klub berjuluk The Herons tersebut. Situasi ini membuat rumor Messi hengkang terasa tidak masuk akal di atas kertas.

Namun, Sepak Bola Eropa selalu menyimpan kejutan. Dikutip dari Sportbible berdasarkan laporan media Turki, A Spor, Galatasaray disebut kembali membuka pembicaraan dengan Messi setelah pendekatan awal pada 2025. 

Kali ini, Cimbom dikabarkan serius menjajaki peluang membawa ikon Sepak Bola Dunia itu ke Istanbul.

Meski demikian, jalan menuju kesepakatan jauh dari kata sederhana. Dalam pembicaraan yang berlangsung, Lionel Messi diklaim mengajukan sejumlah syarat tak biasa. 

Salah satu syarat paling mencolok adalah keinginannya untuk tidak melakoni pertandingan tandang Galatasaray.

Messi juga disebut hanya ingin tampil dalam 12 pertandingan tersisa bersama Galatasaray dan seluruhnya dimainkan di Istanbul. 

Permintaan tersebut langsung memunculkan tanda tanya besar, baik dari sisi teknis maupun komersial, mengingat standar kompetisi di level elite Eropa.

Hingga kini, proses komunikasi antara kedua belah pihak masih berjalan. Galatasaray dikabarkan tengah mempertimbangkan secara serius semua syarat yang diajukan kapten Timnas Argentina.

"Raksasa Turki sedang menguji kondisi kemungkinan kepindahan tersebut, dengan diskusi yang berlangsung dengan cepat," tulis pemberitaan itu.

Jika transfer ini benar-benar terwujud, Messi akan menambah satu bab baru dalam perjalanan karier profesionalnya. Sejauh ini, ia hanya pernah membela tiga tim: Barcelona, Paris Saint-Germain, dan Inter Miami.

Kesuksesan terbesar Messi tercatat saat membela Barcelona, Di Camp Nou, ia meraih hampir seluruh trofi prestisius, termasuk Liga Champions dan Piala Dunia Antarklub, sebelum menaklukkan panggung internasional bersama Argentina.

Kini, pertanyaannya bukan sekadar apakah Galatasaray mampu memenuhi syarat Messi, melainkan apakah legenda hidup sepak bola itu masih tertarik menutup kariernya dengan tantangan eksotis di Turki.***